Bandung Kekurangan Ruang Isolasi, Ruang Kelas Pun Jadi Tempat Isoman

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 Juli 2021
Bandung Kekurangan Ruang Isolasi, Ruang Kelas Pun Jadi Tempat Isoman

Peninjauan ruang isoman di Di RW 09 Kelurahan Sukaraja, Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasien COVID-19 masih memenuhi kapasitas rumah sakit di Kota Bandung. Ruang-ruang isolasi mandiri (isoman) sangat diperlukan untuk mengatasi luberan pasien.

Di RW 09, Kelurahan Sukaraja, Kota Bandung, aparatur kewilayahan setempat berinovasi menyulap sekolah menjadi ruang isoasi mandiri.

Ketua RW 09 Nugraha mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi di wilayah RW-nya sebanyak 42 orang, dan RT 04 merupakan yang terbanyak sekitar 18 orang. "Kalau rumah yang dijadikan tempat isoman ada 9 termasuk yang satu sekolah," katanya, Selasa (6/7).

Baca Juga:

Kejar Target 50 Ribu Suntikan Per Hari, Pemkot Bandung Latih 1.000 Tenaga Vaksinasi

Menurut Nugraha, pemilihan ruangan di sekolah yang ada di lokasi tersebut karena rumah tinggalnya tidak layak, dan ada tiga anggota keluarga lainnya. Sedangkan rumah singgah sudah penuh.

"Kita meminta isoman di rumah singgah, ternyata penuh, waiting list. Akhirnya kita koordinasi dengan pihak sekolah, dengan rasa kemanusiaan mereka memberikan satu ruangan untuk dijadikan tempat isoman," katanya.

"Untuk yang isoman di sini, OTG dan gejala ringan. Setiap ada orang yang terkena akan lapor ke puskesmas. Nanti akan dipantau oleh puskesmas dan tracing juga," lanjutnya.

Kepala UPT Puskesmas Sukaraja Dwi Mudji Astuti mengaku menerima laporan ada yang positif melalui hotline. Pihaknya lalu menanyakan terlebih dahulu kondisi yang bersangkutan.

"Nanti ditanyakan apakah di rumah layak untuk isolasi atau tidak. Jadi kita dipantau dari jauh dan minta bantuan dari RT/RW untuk melihat kondisinya," katanya.

 Peninjauan ruang isoman di Di RW 09 Kelurahan Sukaraja, Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Bandung)
Peninjauan ruang isoman di Di RW 09 Kelurahan Sukaraja, Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Bandung)


Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengapresiasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di RW 09 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo.

Tak hanya ketua RT dan RW memahami pelaksanaan PPKM Darurat, tetapi warganya juga kompak.
"Masyarakat di sini bisa kompak tidak ada yang arogan. Warga paham jika di waktu tertentu tidak boleh lagi beraktivitas keluar kecuali urgent," katanya usai memantau pelaksanaan PPKM Darurat di kawasan tersebut.

"Dan mereka pun kompak saat ini, karena sedang melakukan PPKM Darurat, tidak dulu memberikan ruang kepada masyarakat di luar warga di sini, untuk masuk ke wilayah ini. Ternyata dengan pemahaman yang luar biasa dari pengurus, ini bisa dipahami oleh masyarakat," lanjutnya.

Menurutnya, penanganan warga terkonfirmasi COVID-19 pun sudah baik. Untuk OTG atau gejala ringan tidak menuju ke rumah sakit, karena BOR saat ini sedang tinggi di angka 92,83.

Baca Juga:

Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bandung Putuskan Kembali Sekolah Daring

Di wilayah tersebut, Ema pun sempat melihat beberapa rumah yang ditandai bahwa di dalamnya sedang ada yang isolasi mandiri. Serta satu sekolah yang satu ruangannya dipakai sebagai tempat isolasi.

Menurut Ema, untuk warga yang tidak memiliki tempat yang layak untuk isolasi mandiri memang harus dicarikan alternatif.

"Kalau memang ini sulit sekali, saya mintakan Ibu Kepala Puskesmas berkoordinasi untuk memanfaatkan hotel yang kita siapkan. Mungkin masih ada 1-2 kamar yang bisa dimanfaatkan. Di sana difasilitasi, makan 3 kali kontrol dokternya, kemudian juga ruangannya jelas terstandardisasi itu relatif jauh lebih baik," ungkapnya.

Ema menegaskan, COVID-19 itu bukan aib. Justru saat diketahui, akan muncul kepedulian warga.

"Dengan semangat gotong royong ini luar biasa, apalagi tadi Pak Camat terus menggerakkan Bu Lurah, bagi masyarakat yang ekonomi lebih, terus diajak untuk berempati. Tadi alhamdulillah ada bantuan 50 kilogram beras untuk sekitar 40 orang warga masyarakat di sini yang sedang terkonfirmasi COVID-19 dan itu secara umum adalah OTG dan gejala ringan," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Nomor Telepon Layanan COVID-19 di Kota Bandung, Termasuk Hotline Puskesmas

#Kota Bandung #COVID-19 #PPKM Darurat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Bagikan