Bandara Soekarno-Hatta Tutup hingga 09.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Tutup hingga 09.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak

Arsip - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB, Minggu (6/9). Penghentian sementara penerbangan dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.

Sebelumnya, operasional Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan dihentikan hingga pukul 05.30 WIB. Namun, otoritas bandara kemudian memperpanjang penutupan hingga pukul 09.30 WIB.

Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan pada pukul 05.30 sd 09.30 WIB,

tulis otoritas Bandara Soetta melalui akun Instagramnya, Minggu (6/9).

Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Bandara Soekarno-Hatta diminta mengecek kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai masing-masing.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Pihak bandara juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara operasional tersebut.

170 Pesawat Tetap Aman di Area Bandara

Meski operasional penerbangan dihentikan sementara, pihak bandara memastikan seluruh pesawat yang sedang Remain Over Night (RON) berada dalam kondisi aman.

Sebanyak 170 pesawat disiagakan di area apron. Rinciannya, 66 pesawat berada di Terminal 1, 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, dan empat pesawat berada di terminal kargo.

Penghentian operasional dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

Baca juga:

Sebaran Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Depok, dan Bogor

209 Pergerakan Penerbangan Terdampak

Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) terkait penutupan wilayah udara pada periode pukul 01.30 hingga 09.30 WIB, tercatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak.

Dampak tersebut juga dirasakan oleh ribuan pengguna jasa penerbangan. Total terdapat 22.798 penumpang yang terdampak selama periode penutupan operasional.

Pihak terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik. Penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi terbaru demi memastikan keselamatan penerbangan dan penumpang.

#Bandara Soekarno-Hatta #Gunung Anak Krakatau #Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Bagikan