Bakamla: Kapal-Kapal Tiongkok Masih Bertahan di Laut Natuna

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 07 Januari 2020
Bakamla: Kapal-Kapal Tiongkok Masih Bertahan di Laut Natuna

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/1/2019). ANTARA FOT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman mengatakan kapal-kapal Tiongkok masih banyak bertahan di Laut Natuna. Termasuk dua kapal coast guard Tiongkok.

"Jadi, yang jelas tadi sudah laporan Menteri Luar Negeri tadi pagi, bahwa masih ada dua coast guard mereka di sekitar situ," kata Taufiqoerrochman di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

Baca Juga

Polemik Natuna, Bamsoet Minta Jokowi Jangan Biarkan 'Maling' Masuk

Namun, jenderal bintang tiga ini tak merinci jumlah kapal-kapal Tiongkok yang berada di Laut Natuna. Taufiqoerrochman hanya menyebut jumlah kapal nelayan Tiongkok tidak mengalami peningkatan.

"Kalau jumlah yang ada di sana, tetap," imbuhnya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan 1, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, menunjukkan pergerakan kapal nelayan asing melalui layar yang tersambung kamera intai dari pesawat Boeing B-737 Intai Strategis AI-7301 Skadron Udara 5, di Laut Natuna, Sabtu (4/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan 1, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, menunjukkan pergerakan kapal nelayan asing melalui layar yang tersambung kamera intai dari pesawat Boeing B-737 Intai Strategis AI-7301 Skadron Udara 5, di Laut Natuna, Sabtu (4/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Taufiqoerrochman menegaskan Pemerintah Indonesia, akan mengimbangi keberadaan kapal-kapal Tiongkok di Laut Natuna. Namun, dia tidak bisa merinci jumlah kapal Indonesia yang dikerahkan ke Laut Natuna.

"Ya kami imbangi strategi mereka. Jadi, yang jelas kami akan memberangkatkan dua KRI dari Batam," pungkasnya.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengaku masuknya kapal penangkap ikan Tiongkok yang dikawal coast goard di Laut Natuna kini berbuntut panjang. Menurut Hamid, nelayan Natuna tidak melaut setelah masuknya kapal-kapal Tiongkok tersebut.

Baca Juga

Kapal Perang Tiongkok Masuk Perairan Natuna, Begini Reaksi Pemerintah Indonesia

"Sementara nelayan setop melaut, menunggu wilayah tangkapannya aman dari gangguan nelayan asing," kata Hamid saat dihubungi awak media, Senin (6/1).

Menurut dia, nelayan merasa takut dengan keberadaan kapal-kapal Tiongkok di Laut Natuna. Sebab, kapal-kapal Tiongkok terkadang menyerang nelayan lokal.

"Mereka mau menabrak perahu nelayan kalau tidak lari," kata Hamid. (Pon)

Baca Juga

TNI Siap Lindungi Nelayan Natuna dari Ancaman Coast Guard Tiongkok

#Bakamla #Perairan Natuna
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Marak Penyelundupan, Prabowo ‘Sentil’ Bea Cukai dan Bakamla
Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengawasan Bea dan Cukai di tengah maraknya praktik penyelundupan.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Marak Penyelundupan, Prabowo ‘Sentil’ Bea Cukai dan Bakamla
Indonesia
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Sambil menunggu proses pembuatan kapal, Bakamla telah mempersiapkan personelnya untuk jadi calon awak kapal buatan Jepang tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Indonesia
Tekan Harga Bahan Pokok, Pemerintah Perpanjang Rute Tol Laut Dari Jakarta ke Natuna
Natuna menerima empat unit refrigerated container atau kontainer pendingin untuk pengiriman barang dari Tanjung Priok ke Natuna.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Tekan Harga Bahan Pokok, Pemerintah Perpanjang Rute Tol Laut Dari Jakarta ke Natuna
Indonesia
Korban Tewas Kebakaran Kapal Barcelona V Tambah Jadi 5 Orang, Ada Penderita Epilepsi Hingga Ibu Hamil
"Lima orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi."
Wisnu Cipto - Senin, 21 Juli 2025
Korban Tewas Kebakaran Kapal Barcelona V Tambah Jadi 5 Orang, Ada Penderita Epilepsi Hingga Ibu Hamil
Indonesia
Demi Wujudkan Poros Maritim, DPR Dorong Sistem Keamanan Laut Terintegrasi dan Coast Guard Berwenang
Elita menyoroti ancaman bawah laut dan minimnya kemampuan deteksi kapal selam asing yang dimiliki Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 April 2025
Demi Wujudkan Poros Maritim, DPR Dorong Sistem Keamanan Laut Terintegrasi dan Coast Guard Berwenang
Indonesia
Doa Restu Ibu Gagal Selundupkan 30 Ton Pasir Timah ke Malaysia, Kapal Rusak di Tengah Laut
KM Doa Restu Ibu diawaki lima ABK dan tidak dilengkapi dokumen pelayanan maupun dokumen muatan yang sah
Wisnu Cipto - Jumat, 25 April 2025
Doa Restu Ibu Gagal Selundupkan 30 Ton Pasir Timah ke Malaysia, Kapal Rusak di Tengah Laut
Indonesia
8 Kapal Ikan Asal Vietnam ‘Tertangkap Basah’ Masuk Indonesia secara Ilegal
Penindakan terhadap kapan ilegal asing ke wilayah Indonesia terus berlangsung.
Ikhsan Aryo Digdo - Rabu, 04 Desember 2024
8 Kapal Ikan Asal Vietnam ‘Tertangkap Basah’ Masuk Indonesia secara Ilegal
Indonesia
Bakamla Tepis Isu Kapal Penjaga Pantai China Kembali Terobos Natuna Utara
Irvansyah memastikan kapal-kapal Bakamla secara bergantian terus berpatroli di Laut Natuna Utara setiap harinya.
Wisnu Cipto - Senin, 18 November 2024
Bakamla Tepis Isu Kapal Penjaga Pantai China Kembali Terobos Natuna Utara
Indonesia
Bakamla Perkuat Pertukaran Data Informasi Intelijen dan Deteksi Anomali
Badan Keamanan Laut (Bakamla) memperkuat pertukaran data informasi dan intelijen dalam 100 hari kerja di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Wisnu Cipto - Senin, 11 November 2024
Bakamla Perkuat Pertukaran Data Informasi Intelijen dan Deteksi Anomali
Indonesia
Di Hadapan Komisi I, Bakamla Janji Perkuat Pesisir dan Laut Indonesia di
Saat ini, Bakamla sudah bekerja sama dengan negara sahabat seperti Malaysia dan Australia
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 November 2024
Di Hadapan Komisi I, Bakamla Janji Perkuat Pesisir dan Laut Indonesia di
Bagikan