Bagaimana Visualisasi Negatif Menjadikan Kamu Lebih Positif

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 21 Oktober 2022
Bagaimana Visualisasi Negatif Menjadikan Kamu Lebih Positif

Kebahagiaan mendapatkan pengalaman ternyata lebih bermakna lebih bagi seseorang. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SANGAT mudah untuk terjebak dalam kerangka berpikir negatif dan jauh lebih sulit untuk melepaskan diri darinya. Kamu mungkin merasa terjebak oleh ketakutan akan kegagalan yang terus-menerus, atau mungkin terperosok dalam kecemburuan atas hal-hal yang tidak kamu miliki.

Seolah kamu tertelan oleh emosi negatif sepertinya tidak akan membantu untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik. Tapi bagaimana jika sebenarnya kamu bisa mengendalikan semua pikiran cemas dan tidak bahagia itu 'bekerja untuk kamu' dan bukan untuk melawan kamu?

Itulah teori di baliknya peretasan kesadaran yang dikenal sebagai visualisasi negatif. Inilah semua yang perlu kamu ketahui tentang menjadi lebih positif dengan menjadi lebih negatif (setidaknya, sebentar).

Baca Juga:

Kebahagiaan Datang dari Pemikiran Positif

bahagia
Kamu mungkin merasa terjebak oleh ketakutan akan kegagalan. (freepik/freepik)

Apa itu visualisasi negatif?

Visualisasi negatif bukanlah cara yang bagus untuk mengatakan pemikiran negatif. Faktanya, ide tersebut berasal dari para filsuf Romawi Stoic. Versi modern Stoicisme telah mendapatkan pengikut dalam beberapa tahun terakhir, terutama seiring dengan meningkatnya popularitas praktik seperti perhatian penuh.

Sementara, beberapa prinsip utama filosofi menarik patut dibahas berkaitan dengan kecemasan seseorang. Misalnya, saya secara ketertarikan khusus pada penekanan Stoic modern untuk memisahkan apa yang dapat kamu kendalikan (pikiran dan perasaan) dari apa yang tidak dapat kamu kendalikan (seluruh dunia). Dalam hal ini kamu tidak perlu menyelam sepenuhnya ke dalam Stoicisme untuk mencoba visualisasi negatif.

Melansir dari laman Psychology Today yang mendefinisikan visualisasi negatif sebagai daya pikirmu yang secara sengaja membayangkan betapa buruknya hidupmu jika kamu tidak memiliki apa yang seharusnya kamu miliki. Tampak seperti sederhana itu. Kamu membalikkan pikiran negatif tersebut dan menggunakannya untuk mendapatkan perspektif untuk lebih bersyukur dan positif.

Cara kerjanya

Ketika kamu memvisualisasikan semua skenario terburuk yang bisa terjadi dalam hidupmu, maka kamu dapat mengatur diri sendiri untuk melakukan dua hal, yaitu:

- Kamu dapat meluangkan waktu untuk mempersiapkan mental untuk kemungkinan kehidupan nyata dan menghasilkan cara-cara kehidupan nyata. untuk mengatasi mereka.

- Kamu dapat mengambil fakta bahwa skenario terburuk ini belum terjadi dan merasa bersyukur atas apa yang kamu miliki.

Baca Juga:

4 Makanan untuk Bikin Bahagia

bahagia

Membalikkan pikiran negatif tersebut dan menggunakannya untuk mendapatkan perspektif untuk lebih bersyukur dan positif. (freepik/standret)

Langkah-langkah

Untuk mempraktikkan visualisasi negatif, kamu dapat mulai dengan merenungkan setiap 'bagaimana jika' yang memicu kecemasan yang dapat dipikirkan saat berada dalam situasi terkendali (bukan dalam bentuk serangan panik yang tidak direncanakan). Luangkan waktu untuk menempatkan dirimu dalam keadaan pikiran yang lebih positif dengan langkah-langkah ini:

1. Buatlah daftar yang mencatat apa yang kamu syukuri dalam hidupmu, serta apa yang kamu inginkan. Ini bisa berupa orang tertentu, harta benda, dan bidang kehidupan umum (seperti pekerjaan atau hobi). Kamu dapat melakukan ini secara mental, atau menuliskannya jika itu membantu kamu fokus .

2. Visualisasikan kemungkinan hasil negatif untuk setiap item pada langkah pertama. Luangkan waktu lima sampai 10 menit untuk menelusuri daftar kamu, merenungkan bagaimana perasaan kamu jika hal itu diambil darimu atau pekerjaan atau aktivitas itu tidak mungkin lagi bagimu.

3. Teruslah memikirkan kemungkinan negatif lain yang tidak sesuai dengan kehidupan kamu saat ini. Pertimbangkan penyakit yang belum pernah kamu alami, kecelakaan yang belum pernah dialami, dan sebagainya.

4. Saatnya untuk menenangkan hal-hal negatif, lakukan brainstorming cara-cara untukmu dapat mengelola beberapa kemungkinan kerugian tersebut. Pikirkan tentang masa-masa sulit yang pernah kamu alami sebelumnya, dan bagaimana kamu dapat melakukannya lagi (secara praktis dan emosional).

5. Fokuskan kembali pada segala sesuatu dari daftar kamu di langkah pertama. Berhati-hatilah untuk merasakan penghargaan yang lebih besar atas apa yang kamu miliki. Pikirkan betapa jauh lebih baik rasanya berfokus pada rasa terima kasih kamu untuk hal-hal itu, daripada sekadar prospek kehilangannya.

Ingatlah bahwa tujuannya disini bukan untuk menjatuhkan dirimu ke dalam skenario terburuk dan kesuraman. Sebaliknya, tujuannya adalah untuk mengingatkan kamu tentang penghargaan atas apa yang kamu miliki, serta membuat kamu merasa siap jika terjadi kesalahan.

Kebahagiaan sebenarnya lebih tentang menginginkan apa yang sudah kamu miliki daripada mendapatkan hal berikutnya. Jika itu terdengar mudah bagimu, itu lebih baik daripada terperosok dalam hal negatif. (dgs)

Baca Juga:

Kamu juga Bisa jadi Seperti Orang yang Terlahir Bahagia

#Lipsus Oktober Bahagia #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Bagikan