Aziz Syamsuddin Batal Dilantik Sebagai Ketua DPR
Ketua Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Aziz Syamsuddin. (Foto: MP/Fachurddin Chalik)
MerahPutih.com - Rapat Badan Musyawarah (Bamus) bersama pimpinan Fraksi DPR memutuskan, penunjukan Aziz Syamsuddin oleh Setya Novanto dikembalikan ke internal Golkar.
Sebelumnya, dalam rapat dibahas sejumlah persoalan terkait pengunduran diri Setya Novanto dari kursi ketua DPR. Hasilnya, Bamus menerima surat pengunduran diri tersebut.
Namun, Bamus menangguhkan memutuskan penunjukan Aziz sebagai pengganti Novanto.
Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal mengatakan, dengan keputusan rapat Bamus yang menyerahkan kembali kepada internal partai, maka Aziz tidak dilantik sebagai ketua DPR dalam rapat Paripurna yang sedianya digelar hari ini.
"Tidak, tidak (pelantikan Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR RI), nanti diproses sesuai mekanisme (internal Fraksi Partai Golkar)," ujar Robert Joppy SEusai rapat Bamus di Gedung DPR Jakarta, Senin (11/12).
Meski begitu, Robert menuturkan, hasil rapat hari ini akan tetap dibacakan dalam sidang paripurna, termasuk surat pengunduran diri Setya Novanto dan penunjukan Aziz Syamsuddin.
"Surat Aziz tetap dibacakan, tapi tidak ada pelaksanaannya. Lihat mekanisme berikut. Nanti sesuai di Golkar dan fraksi sendiri," jelasnya.
Sebelumnya, anggota Fraksi Golkar menolak penunjukkan Aziz Syamsuddin sebagai ketua DPR menggantikan Setya Novanto.
Sekitar 60 anggota dari 91 kursi Golkar di DPR menyatakan sikap menolak penunjukan Aziz oleh Setya Novanto. (Fdi)
Baca juga berita sebelumnya terkait pencalonan ketua DPR: Aziz Syamsuddin Klaim Penunjukan Dirinya Sebagai Ketua DPR Sah
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?
Ketum Bahlil Lahadiala Bagikan 610 Ribu Paket Sembako Peringati HUT Ke-61 Partai Golkar
Golkar Nilai Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Sebagai Hal Wajar, Era Orde Baru Resmi Dihormati Negara?
Bahlil Tolak Tunduk Narasi Negatif, Golkar Klaim Publik Lebih Cerdas Menilai
Klarifikasi Pernyataan Atalia Praratya soal Dana Pesantren, Golkar Tegaskan Tak Ada Larangan APBN untuk Ponpes