Atasi Penumpukan Limbah Plastik, Anies Susun Pergub Sampah Plastik
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)
MerahPutih.Com - Kontroversi limbah plastik dari Amerika Serikat sontak menjadi perhatian banyak pihak di Tanah Air. Pangkalnya, Indonesia mengirim pulang lima kontainer limbah plastik yang sempat ditahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, beberapa waktu lalu.
Kelima kontainer tersebut berdasarkan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan izin yang dimiliki perusahaan sebagai importir produsen limbah Non-B3 berupa kertas dari Kementerian Perdagangan, seharusnya hanya boleh memuat scrap kertas dengan kondisi bersih tidak terkontaminasi limbah B3 dan tidak tercampur sampah.
Terkait adanya penyelundupan sampah plastik, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan mempersiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pengolahan sampah plastik.
"Kita sedang menyusun Pergubnya, belum selesai. Nanti kalau sudah selesai pasti kita umumkan," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).
Namun terkait pengiriman sampah plastik itu Pemprov DKI tak ingin berkomentar lebih jauh lantaran masuk ke ranah pemerintah pusat.
"Kalau terkait soal ekspor-impor itu pemerintah pusat. Kita tidak ada komentar terkait itu," ungkap Anies.
BACA JUGA: Pengunjung Luar Jakarta Dapat Grand Prize Jakarta Fair 2019
Sekda Pastikan Pemprov DKI Tetap Perhatikan Hak Publik Soal Reklamasi
Seperti diketahui, Pemerintah telah mengembalikan 5 kontainer yang berisi limbah sampah plastik milik PT AS yakni perusahaan Amerika Serikat.
Dari pengakuan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Hidup dan Kehutanan (KLHK), Djati Witjaksono Hadi saat pemeriksaan lima kontainer ditemukan sampah atau impuritas dari berbagai macam jenis yakni sepatu, kayu, pampers, kain, kemasan makanan minuman dan sejumlah keran plastik dalam jumlah yang cukup besar.(Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029