Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Waduk Batu Licin di Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Batu Licin yang berlokasi di Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (12/1). Waduk ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah ibu kota.

Waduk yang sebelumnya bernama Waduk Giri Kencana tersebut kini resmi berganti nama menjadi Waduk Batu Licin. Waduk ini memiliki luas lahan sekitar 4,5 hektare, dengan area tampungan air mencapai 2,7 hektare.

Pramono mengungkapkan, hingga saat ini terdapat sembilan waduk yang telah dibangun dan tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Pembangunan waduk tersebut difokuskan untuk mengurangi genangan di kawasan permukiman padat.

“Sejak awal menjabat, persoalan banjir menjadi salah satu perhatian utama saya. Karena itu, pembangunan waduk dilakukan secara serius dan terencana,” ujar Pramono.

Berdasarkan testimoni warga, kawasan Cilangkap sebelumnya kerap mengalami genangan setiap kali hujan deras. Kini, dengan kapasitas tampung sekitar 92.000 meter kubik dan kedalaman hingga enam meter, Waduk Batu Licin dinilai mampu menekan potensi genangan secara signifikan.

Baca juga:

Banjir Jakarta Kian Parah Menjelang Siang, BPBD Kerahkan Personel

Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, Waduk Batu Licin juga dikembangkan sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sejumlah fasilitas telah disediakan, antara lain jogging track, lapangan basket, musala, serta area rekreasi warga.

“Keberadaan waduk ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selain berfungsi secara teknis, kawasan ini juga menjadi ruang publik yang nyaman. Saya berharap tujuh waduk lainnya yang sedang dan akan diresmikan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa pembangunan waduk merupakan bagian dari strategi jangka menengah pengendalian banjir, yang selaras dengan program prioritas normalisasi Sungai Ciliwung, Sungai Sunter, dan Kali Krukut.

“Dengan dukungan sistem pompa yang ada serta pemantauan harian terhadap curah hujan dan potensi rob, Alhamdulillah saat ini jika terjadi genangan, dalam waktu satu hingga satu setengah jam sudah dapat tertangani,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga menuturkan bahwa sebelum waduk dibangun, kawasan tersebut tidak memiliki area resapan dan tampungan air yang memadai. Kehadiran Waduk Batu Licin sebagai daerah tangkapan air (catchment area) baru diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah sekitarnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Optimalkan Waduk Pluit Buat Kendalikan Banjir, 3 Pompa Disiapkan Agar Istana Negara Tidak Kebanjiran

Terkait pengembangan waduk di wilayah lain, Pramono menyebutkan bahwa lima waduk di Jakarta Timur telah rampung, disusul dua waduk di Jakarta Selatan dan dua waduk di Jakarta Barat. Secara keseluruhan, waduk-waduk tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tampung air serta memperkuat ketahanan Jakarta terhadap risiko banjir.

Sementara itu, mengenai pemanfaatan waduk sebagai ruang aktivitas publik, Pramono membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan kawasan waduk, termasuk untuk kegiatan memancing.

“Silakan dimanfaatkan, termasuk untuk memancing, dan saya minta digratiskan tanpa pungutan. Namun, masyarakat juga harus bersama-sama menjaga fasilitas publik ini agar tetap tertata dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Asp)

#Pramono Anung #Waduk Batu Licin #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Bagikan