Kesehatan

Atasi Nyeri Pinggang dengan 5 Gerakan Yoga Sederhana

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 08 Februari 2021
Atasi Nyeri Pinggang dengan 5 Gerakan Yoga Sederhana

Lima pose sederhana untuk membantu meredakan sakit pinggang karena duduk terus menerus. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN memperkuat sistem imun agar tak mudah terpapar virus, kamu juga perlu menjaga kesehatan otot pinggang dan punggung. Soalnya, hampir setahun belakangan kita terpaksa duduk bekerja dan belajar di depan layar komputer. Akibatnya, tak jarang kamu mengalami pegal-pegal bahkan sakit pinggang.

Jangan dianggap sepele. Jika dibiarkan terus menerus malah akan menimbulkan penyakit serius lho. Untuk itu, guru yoga, Emily Harding, menyarankan kita untuk melakukan gerakan yang disebut sebagai 'desk yoga'.

Baca juga:

5 Pose Yoga Berguna Memperbaiki Postur Tubuh

Seperti namanya, gerakan yoga ini hanya dilakukan di depan meja saja sehingga tidak merepotkan. Kamu tidak perlu ke mana pun, berganti pakaian, dan pastinya tidak membutuhkan banyak waktu. Siap mencobanya?

1. Pose anak anjing dengan bantuan kursi (Uttana Shishosana)

Pose anak anjing dilakukan dengan memanjangkan bagian atas tubuh dengan bantuan kursi. (Foto: Insider)

Ambil kursi dan sandarkan tangan di belakangnya. Kemudian lipat badanmu ke depan sambil sedikit menekuk lutut. Pastikan punggungmu lurus ya lalu bernapas sebanyak tiga tarikan napas.

"Ini adalah pose yang bagus untuk memperbaiki postur tubuh yang membungkuk dan juga bagus untuk paha belakang," terang Harding pada laman Insider.

2. Pose burung merpati duduk (Eka Pada Rajakapotasana)

Injak satu kaki di lantai sementara letakkan kaki lainnya di atas paha kaki yang menginjak bumi. (Foto: Insider)

Gerakan ini sangat baik untuk meregangkan otot bokong yang cenderung menjadi kaku saat kita duduk sepanjang hari. "Jika otot bokongmu mengencang, itu dapat menyebabkan sakit punggung. Semuanya saling berhubungan," tutur pendiri The Yeh Yoga Co itu.

Maka lakukan pose ini dengan duduk tegak kemudian letakkan satu kaki di lantai. Sementara tekuk kaki lainnya dan biarkan pergelangan kaki bertumpu pada paha kaki yang menginjak lantai. Pastikan duduk tegak agar semua otot tertarik.

3. Pose rajawali (Garudasana)

Silangkan kedua lengan di depan dada dan letakkan satu kaki di atas kaki lainnya. (Foto: Insider)

Untuk melakukan gerakan ini kamu hanya perlu duduk di atas kursi lalu menekuk siku di depan dada. Selanjutnya silangkan kedua lengan sejauh yang kamu bisa sampai kedua telapak tangan menyatu.

Baca juga:

Pilih Pilates atau Yoga? Keduanya Sama-Sama Menyehatkan

Jika sudah mendapat posisi nyaman, silangkan satu kaki di atas kaki lainnya. Dalam posisi tersebut, rilekskan wajahmu dan tahan sekitar tiga tarikan napas. Pose ini sangat bermanfaat untuk semua sendi utama tubuh, terutama meregangkan tulang belikat yang pegal akibat menunduk di depan layar.

4. Pose sudut samping (Utthita Parsvakonasana)

Regangkan sisi tubuh ke arah kanan dan kiri bergantian sambil tetap membuka dada. (Foto: Insider)

"Pose ini bagus untuk meregangkan otot samping batang tubuh, membuka pinggul, dan selangkangan," kata Harding. Caranya duduklah di tepi kursi dengan kaki terbuka lebar. Raih dan rasakan regangan di sepanjang sisi tubuhmu.

Tapi ingat jangan sampai tubuh berputar ke arah depan dan pastikan dada tetap terbuka. Letakkan lengan di bawah tungkai tapi jangan dibiarkan melewati bahu. Setelah tiga tarikan napas, ganti ke sisi lain.

5. Pose penari (Natarajasana)

Pose penari dilakukan dengan mengangkat satu kaki sambil bertumpu pada kursi. (Foto: Insider)

Terakhir, kembali berdiri dengan meletakkan satu tangan di bagian belakang kursi. Setelahnya pegang kaki berlawanan dengan tangan tumpuan dan lipat semampunya. Berdiri dengan tegak dan tarik supaya regangan di pinggul dan bagian belakang tubuh bisa lebih maksimal.

Mudah sekali bukan? Jangan lupa sempatkan waktu untuk melakukan lima gerakan ini agar kesehatan ototmu terjaga. (sam)

Baca juga:

Mau Cepat Kurus? Jangan Lewatkan Sarapan!

#Yoga #Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan