Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sains

Asteroid Tipe-C Sebabkan Dinosaurus Musnah

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 17 Agustus 2024
Asteroid Tipe-C Sebabkan Dinosaurus Musnah

Kawah Chicxulub di Semenanjung Yucatan, Meksiko.(foto: Instagram @thedeepastronomy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAWAH Chicxulub disebut berkontribusi dalam kepunahan dinosaurus. Kawah tersebut berawal dari tumbukan asteroid Tipe-C yang kaya akan karbon.

Terletak di lepas pantai Semenanjung Yucatan, Meksiko, kawah Chicxulub merupakan salah satu yang terbentuk akibat benturan terbesar di Bumi. Kawah ini punya diameter 200 kilometer dan kedalaman 20 kilometer. Diperkirakan, kawah ini terbentuk akibat benturan asteroid dengan lebar sekitar 10 kilometer.

Seperti dilansir ANTARA, asteroid tipe-C, yang menjadi asal-usul terbentuknya kawah ini, kaya akan karbon. Asteroid yang diyakini terbentuk di wilayah luar tata surya awal ini dapat ditemukan di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Asteroid-asteroid tersebut tersebar ketika Jupiter berpindah tempat pada awal sejarah tata surya.

Peneliti dari Universitas Cologne, termasuk salah satu penulis Mario Fischer-Godde, menganalisis lapisan material yang terdeposit secara global setelah benturan 66 juta tahun lalu. Mereka memfokuskan penelitian pada ruthenium, logam langka di Bumi, untuk mengidentifikasi komposisi asteroid tersebut.

Baca juga:

Jejak Kecil Dinosaurus di China Barat Laut



Sampel dari Denmark, Italia, dan Spanyol menunjukkan komposisi kimia ruthenium yang sama, mengonfirmasi asal-usul logam tersebut dari luar angkasa dan menyingkirkan teori bahwa letusan vulkanis berkontribusi pada keberadaan logam tersebut.

"Ruthenium dalam lapisan ini hampir seluruhnya berasal dari asteroid," kata Fischer-Godde.

Craig Walton dari Universitas Cambridge, yang tidak terlibat dalam kajian ini, menyatakan penelitian tersebut menjanjikan, tapi masih belum memastikan apakah benda yang menabrak Bumi ialah asteroid atau komet.

"Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang objek-objek yang telah secara dramatis membentuk sejarah Bumi," kata Walton.(*)

Baca juga:

Spesies Baru Dinosaurus Ditemukan di Sebuah Pulau di Inggris

#Sains #Dinosaurus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
ShowBiz
Netflix Siapkan Serial Dokumenter 'THE DINOSAURS' Karya Steven Spielberg
Steven Spielberg memproduksi serial dokumenter THE DINOSAURS bersama Netflix. Kisahkan perjalanan dinosaurus dari era Trias hingga kepunahan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Netflix Siapkan Serial Dokumenter 'THE DINOSAURS' Karya Steven Spielberg
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Bagikan