Asteroid Tipe-C Sebabkan Dinosaurus Musnah
Kawah Chicxulub di Semenanjung Yucatan, Meksiko.(foto: Instagram @thedeepastronomy)
MERAHPUTIH.COM - KAWAH Chicxulub disebut berkontribusi dalam kepunahan dinosaurus. Kawah tersebut berawal dari tumbukan asteroid Tipe-C yang kaya akan karbon.
Terletak di lepas pantai Semenanjung Yucatan, Meksiko, kawah Chicxulub merupakan salah satu yang terbentuk akibat benturan terbesar di Bumi. Kawah ini punya diameter 200 kilometer dan kedalaman 20 kilometer. Diperkirakan, kawah ini terbentuk akibat benturan asteroid dengan lebar sekitar 10 kilometer.
Seperti dilansir ANTARA, asteroid tipe-C, yang menjadi asal-usul terbentuknya kawah ini, kaya akan karbon. Asteroid yang diyakini terbentuk di wilayah luar tata surya awal ini dapat ditemukan di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Asteroid-asteroid tersebut tersebar ketika Jupiter berpindah tempat pada awal sejarah tata surya.
Peneliti dari Universitas Cologne, termasuk salah satu penulis Mario Fischer-Godde, menganalisis lapisan material yang terdeposit secara global setelah benturan 66 juta tahun lalu. Mereka memfokuskan penelitian pada ruthenium, logam langka di Bumi, untuk mengidentifikasi komposisi asteroid tersebut.
Baca juga:
Sampel dari Denmark, Italia, dan Spanyol menunjukkan komposisi kimia ruthenium yang sama, mengonfirmasi asal-usul logam tersebut dari luar angkasa dan menyingkirkan teori bahwa letusan vulkanis berkontribusi pada keberadaan logam tersebut.
"Ruthenium dalam lapisan ini hampir seluruhnya berasal dari asteroid," kata Fischer-Godde.
Craig Walton dari Universitas Cambridge, yang tidak terlibat dalam kajian ini, menyatakan penelitian tersebut menjanjikan, tapi masih belum memastikan apakah benda yang menabrak Bumi ialah asteroid atau komet.
"Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang objek-objek yang telah secara dramatis membentuk sejarah Bumi," kata Walton.(*)
Baca juga:
Spesies Baru Dinosaurus Ditemukan di Sebuah Pulau di Inggris
Bagikan
Berita Terkait
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii