Astaga, Dosen 61 Tahun Buat Surat Nikah Palsu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 21 Desember 2015
Astaga, Dosen 61 Tahun Buat Surat Nikah Palsu

Ilustrasi. (Foto: MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Ada-ada saja kelakuan seorang pengajar salah satu universitas di Yogyakarta ini. Sudah berusia 61 tahun, ia nekat membuat surat nikah palsu.

Wanita berinisial W (61) bakal menunggu kasus pemalsuan surat nikahnya disidangkan.

"Yang bersangkutan diketahui, motifnya, buat surat nikah palsu untuk mengajukan tunjangan suami," papar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Heru Muslimin saat dikonfirmasi wartawan di Mapolresta Yogyakarta, DI Yogyakarta, Senin (21/12).

Surat nikah palsu tersebut mencatatkan nama W menikah dengan pria Lukman Hadianto pada 1999. Catatan khusus bagi dua sejoli yang membangun rumah tangga itu tercatat dikeluarkan Kantor Urusan Agama Sragen. Namun apes, perjalanan memalsukan surat nikah terendus keluarga Lukman. Keluarga Lukman lantas melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

"Keluarga korban mengecek ke Kopertis Wilayah empat Yogyakarta. Merasa dirugikan, keluarga korban melaporkan ke petugas kami di Polresta tahun lalu (2013)," imbuh Heru.

Bermaksud ingin mendapat gaji lebih, W kini malah terancam Pasal 2 Ayat 1 UU No 3 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (fre)


BACA JUGA:

  1. Pembuat Dokumen Palsu Yakin Cepat Kaya di Usia 35 Tahun
  2. Pembuatan KTP Palsu Butuh Waktu Dua-Tiga Jam
  3. Pencetak Dokumen Palsu Raup Omzet Rp1 Juta Per Hari
  4. Polisi Amankan Delapan Pemilik Kios Dokumen Palsu
  5. Warga: Program Wali Kota Depok Hanya Harapan Palsu Belaka
#Yogyakarta #Kasus Dokumen Palsu
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan