Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

AS Dihajar Isu Pengangguran, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Menguat 105 Poin

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 02 Februari 2024
AS Dihajar Isu Pengangguran, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Menguat 105 Poin

Petugas menunjukan uang pecahan rupiah di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nilai tukar Rupiah akhir pekan ditutup menanjak 105 poin atau 0,66 persen menjadi Rp15.660 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp 15.765 per dolar AS. Penguatan rupiah ini tidak lepas dari faktor klaim pengangguran di negeri Paman Sam naik yang menandakan pasar tenaga kerja AS yang ketat.

"Rilis klaim pengangguran naik menjadi 224.000, naik dari revisi naik 215.000 pada minggu sebelumnya," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/2) sore.

Baca Juga:

Konsumsi Domestik Dorong Penguatan Rupiah

Taufan menuturkan data klaim pengangguran AS tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja sedang mendingin di tengah periode ketika perusahaan-perusahaan AS mengumumkan rencana memangkas lebih dari 82.300 pekerjaan pada bulan lalu. Kondisi itu menekan kinerja mata uang dolar AS.

Dilansir dari Antara, Institute for Supply Management merilis laporan Indeks Manager Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Manufaktur ISM.

Laporan mengindikasikan PMI Manufaktur ISM membaik dari 47,4 pada Desember 2023 menjadi 49,1 pada Januari 2024, dibandingkan konsensus analis sebesar 47. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Aktivitas perekonomian AS di sektor manufaktur mengalami kontraksi selama 15 bulan berturut-turut. Institute for Supply Management (ISM) berkomentar permintaan masih lemah, biarpun menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Baca Juga:

Melemahnya Kurs Rupiah Bisa Berdampak Pada Subsidi BBM

Pagi tadi kurs rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta naik 39 poin atau 0,24 persen menjadi Rp15.726 per dolar AS dari penutupan perdagangan Kamis (1/2) kemarin sebesar Rp 15.765 per dolar AS.

Bahkan, rupiah mencatatkan sebagai mata uang dengan penguatan terbaik kedua di Asia pagi. Persentase kenaikan penguatan rupiah tercatat hanya kalah dari won.

Adapun nilai tukar mata uang negara Asia juga mengalami penguatan tadi pagi. Antara lain Yen Jepang, rupee India, won Korea Selatan, dolar Taiwan, dolar Singapura, dolar Hong Kong, hingga peso Filipina menguat masing-masing 0,07%, 0,02%, 0,24%, 0,12%, 0,01%, 0,01%, dan 0,21%. (*)

Baca Juga:

Jumat Rupiah Berjaya, Penguatan Kedua Terbaik di Asia

#Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Indonesia
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Presiden menyayangkan keuntungan perdagangan senilai USD 436 miliar tersebut, sebagian besar, yaitu senilai USD 343 miliar, langsung dialirkan kembali ke luar negeri oleh para pemilik modal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Bagikan