Aroma Politik di Pesta Akbar Olahraga Asia

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 23 Agustus 2018
Aroma Politik di Pesta Akbar Olahraga Asia

Suasana saat burung-burung dilepaskan pada Pembukaan Asian Games 1970 di Bangkok, Thailand. (Foto/TAKHTEJAMSHIDCUP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALA Perang Dunia II sedang panas-panasnya, beberapa negara di Asia masih sempat menyelenggarakan sebuah ajang sepak bola untuk mempererat hubugan antarnegara.

Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina, dan Republik Tiongkok menggelar sebuah ajang olahraga bernama Far Eastern Championship Games.

 Tim sepak bola Cina yang memenangkan kejuaraan di Far East Games. (Foto/bannedbook.org)
Tim sepak bola Cina yang memenangkan kejuaraan di Far East Games. (Foto/bannedbook.org)

Kompetisi tersebut pertama diadakan di Manila pada tahun 1913. Sejak itu, lantas kesuksesannya, banyak negara Asia lainnya ikut berpartisipasi.

Di saat bersamaan, Jepang semakin moncer di Perang Dunia II. Ambisi memperluas kekuasaan membawa mereka ke pertarungan dan aneksasi beberapa negara Asia, semisal Tiongkok dan Filipina.

Akibatnya, gelaran olahraga tersebut terhenti pada 1938 lantaran pertikaian politik dan terus berlangsung hingga wilayah Asia perbatasan Timur Tengah.

Aroma Politik Palestina-Israel

Presiden Soekarno memotong pita saat pembukaan Asian Games 1962. (Foto/Majalah Mimbar Penerangan Tahun ke XIII No. 6/7, Juni/Juli 1962)
Presiden Soekarno memotong pita saat pembukaan Asian Games 1962. (Foto/Majalah Mimbar Penerangan Tahun ke XIII No. 6/7, Juni/Juli 1962

Pada Agustus 1948, pada saat Olimpiade di London, perwakilan India, Guru Dutt Sondhi mengusulkan kepada para pemimpin kontingen dari negara-negara Asia untuk mengadakan Asian Games. Seluruh perwakilan tersebut menyetujui dan Asian Games lahir.

Awal mulanya, memang olimpiade ini berjalan lancar dan penuh sportifitas. Namun, pada helatan keempat unsur politik mulai membengkak. Benar saja, pada 1962 kasus politik pecah dalam tubuh Asian Games. Indonesia yang menjadi tuan rumah kala itu tak memberikan visa kepada atlet Israel.

Hal ini diduga karena Indonesia yang sejak 1948 mengecam perbuatan Israel yang menyerang Palestina. Indonesia memang jelas sudah berdiri di samping Palestina.

Akibat perbuatannya, Indonesia diskorsing dari IOC (Komite Olimpiade Internasional) pasca-perhelatan Asian Games keempat. Isu politik mulai meredup.

Namun, 12 tahun berjalan tepatnya pada 1974. Politik kembali timbul di Asian Games. Israel kembali menjadi korban. Beberapa atlet negara arab menolah untuk bermain melawan atlet-atlet Israel dengan mengatasnamakan solidaritas terhadap Palestina yang sejak 1948 dirongrong Israel.

Boikot terus terulang. Empat tahun berselang, tepatnya pada Asian Games 1978 di Bangkok, Israel diboikot langsung oleh Asian Games Federation (AGF). AGF mengganjar sanksi sementara buat Israel untuk tampil di Asian Games dengan alasan keamanan.

Hal itu membuat Presiden Komite Olimpiade Israel Joseph Inbar ngamuk. “Alasan utamanya karena federasi (OCA) memiliki (dewan) tujuh negara Arab serta China dan mereka ingin mendepak kami,” ujarnya seperti dilansir suratkabar St Petersburg Times, 26 Juli 1976.

Persekusi terhadap Israel makin parah dengan keluarnya keputusan rapat Dewan AGF, 26-27 November 1981. Pada olimpiade yang berlangsung di New Delhi, India, Israel dilarang ikut serta oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang baru dibentuk menggantikan Federasi Asian Games (AGF).

"Israel akan dilarang oleh organisasi olahraga Asia yang akan diresmikan pada bulan desember 1982," ujar salah satu pejabat komite Olimpiade Jepang dilansir Ottawa Citizen pada 10 desember 1981.

Kebijakan itu makin kokoh setelah Federasi Atletik Amatir Internasional memvotting Israel boleh ikut atau tidak. Hasilnya, sebanyak 374 suara menolak dan hanya 10 suara yang mepersilahkannya ikut serta. (*)

#Asian Games 2018 #Arab Saudi #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Bagikan