Cegat Armada Global Sumud Flotilla, Israel Pastikan Kondisi Aktivis Aman

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 02 Oktober 2025
Cegat Armada Global Sumud Flotilla, Israel Pastikan Kondisi Aktivis Aman

Aktivis Greta Thunberg ditangkap Angkatan Laut Israel.(foto: Israel Foreign Ministry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ISRAEL mencegat armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan ke Gaza dan menahan ratusan aktivis, termasuk aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel para aktivis dibawa ke Pelabuhan Ashdod untuk dideportasi. Kapal pertama dihentikan sekitar 70 mil laut dari pantai Gaza di perairan internasional, sedangkan lainnya dicegat lebih dekat. Meski wilayah itu berada di luar yurisdiksi Israel, militer Israel mengklaim kapal-kapal tersebut melanggar blokade laut yang sah dan mendekati zona pertempuran aktif.

GSF menyebut tindakan itu ilegal dan menuduh Israel berusaha menghentikan misi sipil damai yang bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung ke Gaza. Armada Global Sumud Flotila berangkat dari Spanyol sebulan lalu dengan lebih dari 40 kapal dan 500 penumpang, termasuk anggota parlemen Eropa, pengacara, dan aktivis.

Israel telah melabeli armada itu sebagai yacht provokasi dan menegaskan bahwa Thunberg dan rekan-rekannya aman dan sehat. Sementara itu, GSF mengatakan salah satu kapal mereka, Mikeno, mungkin sempat memasuki perairan Gaza.

Baca juga:

Kapal Perang Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla yang Kirim Bantuan ke Gaza, Aktivis Greta Thunberg kembali Ditahan



Ini merupakan kali ketiga Israel menggagalkan upaya pengiriman bantuan laut ke Gaza setelah dua pencegatan sebelumnya pada Juni dan Juli.

Upaya bantuan ke Gaza mendapat hambatan besar karena Israel membatasi aliran pangan dan obat-obatan dengan alasan mencegahnya jatuh ke tangan Hamas. Laporan badan pangan PBB (IPC) bulan lalu mengonfirmasi adanya kelaparan di Gaza, menyebutnya akibat hambatan sistematis Israel terhadap masuknya bantuan. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak laporan itu sebagai kebohongan mutlak.(dwi)

Baca juga:

223 Aktivis Internasional Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel Saat Menuju Gaza

#Gaza #Greta Thunberg #Israel #Global Sumud Flotilla
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Hamas setiap hari selalu memberikan laporan pelanggaran yang dilakukan Israel ke negara mediator gencatan senjata Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Dunia
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump mengatakan pasukan stabilisasi itu telah beroperasi secara efektif dan akan semakin kuat dengan dukungan internasional yang meluas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Dunia
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait kasus kejahatan perang di Gaza
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Dunia
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Dewan Perdamaian tersebut merupakan komponen kunci dari kesepakatan gencatan senjata Trump untuk Jalur Gaza
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Indonesia
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Penyerbuan ini dianggap melanggar Piagam PBB dan Resolusi Dewan Keamanan 2730 yang keluar 24 Mei 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Dunia
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Membuka Rafah dua arah menjamin kebebasan bergerak warga Palestina di Gaza, serta memastikan tidak ada penduduk yang dipindah paksa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Dunia
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan pembahasan gencatan senjata dengan Israel akan dilanjutkan dalam pertemuan pada 19 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Dunia
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Kantor Perdana Menteri mengatakan Netanyahu telah menyerahkan permintaan pengampunan kepada Departemen Hukum Kantor Presiden.
Dwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
 Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Dunia
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Pemerintah Gaza melaporkan sebanyak 357 warga Palestina tewas dan 903 terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku 10 Oktober 2025.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Bagikan