Misi Kemanusiaan Dicegat Pasukan Israel, Pemerintah Diminta Segera Pimpin Langkah Diplomatik Hingga Embargo Ekonomi
Insiden drone serang kapal bantuan Global Sumud Flotilla di Pelabuhan Tunisia. Foto doc. GSF
Merahputih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengutuk keras pencegatan dan penangkapan aktivis Global Sumud Flotilla oleh pasukan Israel. Flotilla ini membawa kapal-kapal berisi logistik kemanusiaan yang berlayar menuju Gaza, Palestina.
Sukamta memandang misi Global Sumud Flotilla adalah manifestasi solidaritas global untuk membantu warga Gaza yang menderita genosida. Kondisi di Gaza dinilai sangat parah, tanpa akses memadai terhadap makanan, minuman, dan tempat tinggal selama hampir dua tahun.
Baca juga:
223 Aktivis Internasional Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel Saat Menuju Gaza
"Saya kira dalam sejarah modern, di semua zona konflik, bantuan kemanusiaan dilindungi. Tapi ini tidak terjadi di Palestina. Israel terang-terangan melanggar hukum humaniter internasional, menghina nilai-nilai kemanusiaan. Ini jelas tindakan yang sangat keji," kata Sukamta di Jakarta, Kamis (2/10).
Ia mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah konkret bersama negara-negara lain guna menekan Israel agar membuka blokade dan memungkinkan bantuan kemanusiaan mencapai Gaza. Pemimpin dunia tidak boleh membiarkan arogansi satu negara merusak nilai-nilai kemanusiaan dan tatanan perdamaian global. Oleh karena itu, tekanan diplomatik, ekonomi, dan bahkan militer harus diterapkan.
Ia berharap negara-negara yang menjalin relasi dengan Israel agar segera memutus hubungan diplomatik, menerapkan embargo ekonomi, dan menghentikan bantuan militer. Langkah-langkah tegas ini dianggap sebagai cara nyata untuk memberikan tekanan yang lebih kuat kepada Israel.
Baca juga:
Selain itu, Sukamta juga berharap Pemerintah RI dapat terus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina, khususnya melalui jalur udara—sebuah opsi yang dinilai paling memungkinkan saat ini.
"Saya berharap perintah Indonesia dan juga negara-negara OKI terus mencoba memberikan bantuan kemanusiaan dengan berbagai cara yang paling mungkin, mengingat situasi sangat kritis yang saat ini dialami oleh warga Gaza," kata dia.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Begini Perkembangan Kasus Teror ke Konten Kreator dan Influencer DJ Donny
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel