Selebrita

Arie Kriting Persembahkan Piala Iboma untuk Indonesia Timur

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 24 Maret 2018
Arie Kriting Persembahkan Piala Iboma untuk Indonesia Timur

Arie Kriting. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AJANG penghargaan film terlaris, Indonesia Box Office Movie Awards 2018 telah selesai digelar pada Jumat (23/3) malam. Salah satu kategori ajang tersebut ialah Ensemble Talent Terbaik. Pemenang kategori itu ialah film 'Susah Sinyal’ yang kuat dengan chemistry komedian Arie Kriting bersama temannya sesama komedia jebolan 'Stand up Comedy' Abdur Arsyad.

Meskipun Abdur tidak hadir, Arie menyebut keberhasilannya berkat kerja sama dengan rekannya itu. Jadi bukan hanya mengandalkan jerih payah sendiri. Hal tersebut ia akui di Studio 6 Emtek City Daan Mogot Jakarta Barat usai menerima penghargaan kemarin malam.

"Alhamdullah akhirnya bisa dapet penghargaan. Saya tidak sendiri ya ini berkat kerja sama saya dengan Abdur Arsyad," kata Arie Kriting semringah.

Terkenal di ibu kota, Arie tidak pernah melupakan tanah kelahirannya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Piala tersebut ia persembahkan untuk daerah asalnya. Keberhasilannya tidak membuatnya menghilangkan jati dirinya sebagai warga berdarah Sulawesi.

"(Piala) Ini saya persembahkan untuk Indonesia Timur," ucapnya lantang.

Selain itu keberhasilan sebuah film pastinya tidak pernah lepas dari arahan seorang sutradara. Pria 32 tahun itu juga tidak melupakan jasa sang sutradara 'Susah Sinyal', Ernest Prakasa, yang mengajaknya untuk terlibat dalam film drama komedi ini. Baginya Ernest telah mengusung cerita yang tepat untuk membangun chemistry-nya bersama Abdur.

"Terima kasih juga Ernest yang sudah membuat cerita untuk kami. Jadi saya dan Abdur cukup banyak latihan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arie juga menceritakan kesulitan membangun chemistry bersama Abdur. Pasalnya meskipun mereka sudah saling mengenal di bangku perguruan tinggi. Arie ialah senior Abdur. Sementara ada satu adegan yang membuat Abdur canggung karena harus bertindak tidak sopan kepada dirinya yang lebih senior.

"Di kehidupan sehari-hari saya seniornya Abdur. Butuh keberanian sih karena saya sudah tua Abdur pakai perasaan. Ada satu adegan saya ditabok tapi dia sungkan," cerita Arie

Ke depan, Arie pun ini semakin mengasah kemampuannya di dunia film. Ia akan menerima tawaran lain jika ada. Baginya memaknai mendapatkan penghargaan, menunjukkan bahwa ia serius bergelut di industri film Tanah Air.

"Kalau untuk tawaran film sih pastinya iya. Mendapat penghargaan kan menunjukkan kita konsisten," papar Arie. (Ikh)

Simak pula artikel hiburan lain terbaru di sini.

#Komedian #Stand Up Comedy
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Komedi ke Musik, Dicky Difie Resmi Rilis Lagu 'Kesalahan Terbesar'
Dicky Difie tak lagi hanya dikenal sebagai komedian. Kini ia resmi merambah dunia musik lewat single debut 'Kesalahan Terbesar'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Dari Komedi ke Musik, Dicky Difie Resmi Rilis Lagu 'Kesalahan Terbesar'
Lifestyle
Komedian Temon Meninggal Dunia Hari Ini, Dunia Komedi Berduka!
Temon, yang memiliki nama lengkap Simson Rarameha, merupakan salah satu komedian dan aktor yang telah lama berkarya di industri hiburan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Komedian Temon Meninggal Dunia Hari Ini, Dunia Komedi Berduka!
Indonesia
Penyidik Polda Metro Jaya Tak Menyerah, Saksi Baru Disiapkan Usai Pandji Pragiwaksono Tolak Jawab Pertanyaan Krusial
Saat ini, kasus tersebut masih berstatus penyelidikan di bawah kendali Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Penyidik Polda Metro Jaya Tak Menyerah, Saksi Baru Disiapkan Usai Pandji Pragiwaksono Tolak Jawab Pertanyaan Krusial
Indonesia
Kasus Dugaan Penghinaan Suku, Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Polri
Admin YouTube Pandji Pragiwaksono diperiksai Bareskrim Polri, terkait kasus penghinaan suku. Penyidik pun mengajukan 33 pertanyaan.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Kasus Dugaan Penghinaan Suku, Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Polri
Indonesia
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Dalami Materi ‘Mens Rea’
Kasus dugaan penistaan agama Pandji Pragiwaksono kini mandek. Polda Metro Jaya masih mendalami materi Mens Rea, sehingga belum menggelar perkara.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Dalami Materi ‘Mens Rea’
Indonesia
Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan terkait Kasus ‘Mens Rea’
Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia dicecar 63 pertanyaan oleh polisi.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan terkait Kasus ‘Mens Rea’
Indonesia
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi materi stand up Mens Rea di Polda Metro Jaya. Ia mengungkap hasil dialognya dengan MUI.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
Polda Metro Jaya segera memeriksa Pandji Pragiwaksono terkait laporan materi Mens Rea. Pemeriksaan akan digelar Jumat (6/2) mendatang.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
Indonesia
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya bergerak cepat menanggapi laporan dengan nomor LP/B/481/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tersebut
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Indonesia
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Mahfud MD menilai materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' tidak dapat dihukum dengan KUHP baru karena tidak berlaku surut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Bagikan