Headline

Argentina Tanggapi Peringatan Amerika Serikat Terkait Hubungan dengan China

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 09 Februari 2018
Argentina Tanggapi Peringatan Amerika Serikat Terkait Hubungan dengan China

Presiden China Xi Jinping dan istri Peng Liyuan (ANTARA Foto/Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Negara-negara Amerika Latin sama sekali tidak terusik dengan kecemburuan Amerika Serikat terhadap mesranya hubungan negara di kawasan itu dengan China.

Sebagai salah satu negara yang disebut Donald Trump, Argentina justru makin meningkatkan kerja sama dengan China dan Rusia. Otoritas Argentina pada Kamis (8/2) waktu setempat menyatakan hubungan dagang dengan Rusia dan China tidak menimbulkan masalah sebagaimana dituding Amerika Serikat.

Sebelum memulai kunjungan ke wilayah tersebut, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson pada pekan lalu mengatakan bahwa kehadiran Rusia di Amerika Latin mengkhawatirkan.

Tillerson sebagaimana dilansir Antara dari Reuters mengatakan bahwa wilayah tersebut tidak membutuhkan kekuatan baru, yang mengacu pada hubungan niaga, yang makin menguat dengan Rusia dan China.

"Ada peningkatan minat (di China dan Rusia) dan kami mendorongnya karena tampaknya sangat bagus, tidak menimbulkan masalah," kata Sekretaris Hubungan Ekonomi Argentina Horacio Reyser kepada Reuters.

China adalah mitra dagang Argentina nomor dua setelah Brasil, dan merupakan pembeli utama dari tanaman komoditas utama Argentina yaitu kedelai.

Reyser pun meminta lebih banyak arus perdagangan dengan Rusia.

"Hari ini kita menjalin perdagangan dengan Rusia senilai sekitar Rp11,9 triliun, yang mana angka ini sangat rendah. Kami percaya bahwa jumlahnya bisa berlipat ganda," katanya saat diwawancarai melalui telepon.

"Mungkin ada beberapa kesempatan untuk bertransaksi dengan Rusia, sama seperti kita dapat memperbaiki perdagangan kita dengan China dan juga menerima investasi dari Rusia dan China," kata Reyser.

Dia mengatakan ini tidak akan menyiratkan konsentrasi perdagangan dengan kedua negara.

"Sebaliknya, kami mencari diversifikasi," katanya menambahkan.

Tillerson menunjukan ketidaksetujuannya pada minggu lalu saat ia mengatakan Doktrin Monroe 1823, yang telah dikaitkan dengan intervensi bersenjata AS di Amerika Latin masih relevan hingga hari ini seperti saat hari dokumen tersebut ditulis.

Menteri Perdagangan Peru Eduardo Ferreyros membela China sebagai mitra dagang yang baik pada hari Selasa.

] Dia mengatakan bahwa kesepakatan liberalisasi perdagangan Peru tahun 2010 dengan China telah memungkinkan negara Andean tersebut memiliki sekitar 30 juta orang menghasilkan surplus perdagangan sebesar Rp36,4 triliun dengan Beijing tahun lalu.

"Kami senang dengan hasil kesepakatan dagang itu," katanya.(*)

#Argentina #Amerika Serikat #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Olahraga
Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Bola tersebut terjual seharga Rp 53 miliar di Heritage Auctions, Amerika Serikat, pada Sabtu (22/8).
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
 Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Indonesia
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Bagikan