Apresiasi Kinerja TNI AL, Komisi I DPR: Modernisasi Alutsista Harus Ditingkatkan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 11 Agustus 2025
Apresiasi Kinerja TNI AL, Komisi I DPR: Modernisasi Alutsista Harus Ditingkatkan

KRI Kakap-811. ANTARA/Dinas Penerangan Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang berhasil menjaga perairan Indonesia dari berbagai tindak kejahatan maritim, sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi kedaulatan negara.

"Banyak prestasi TNI AL yang telah dilakukan. Tentu, kami sangat mengapresiasi keberhasilan tersebut. TNI AL telah berhasil menjaga keamanan laut dari kejahatan atau kegiatan ilegal," kata Oleh dalam keterangannya, Senin (11/8).

Dalam beberapa operasi terakhir, TNI AL mencatat keberhasilan signifikan. Di perairan Kepulauan Riau, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 2 ton dengan nilai estimasi mencapai Rp 7,5 triliun.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kesigapan aparat dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang mengancam generasi bangsa. Selama ini, penyeludupan narkotika sering dilakukan melalui laut Indonesia.

Tidak berhenti di situ, di perairan Gorontalo, TNI AL bersama Bea Cukai juga berhasil menggagalkan penyelundupan 600 ribu batang rokok ilegal, dengan potensi cukai sebesar 500 juta rupiah.

Aksi cepat dan tepat tersebut bukan hanya melindungi perekonomian negara dari kerugian, tetapi juga menegaskan komitmen pemberantasan perdagangan ilegal di laut.

Baca juga:

TNI AL Bangun 5 Batalyon Infantri Anyar Termasuk di IKN

Selain itu, TNI AL menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Dalam operasi tersebut, TNI AL menemukan bangkai kapal dan berhasil mengevakuasi korban, memberikan rasa aman dan harapan bagi keluarga yang terdampak.

Oleh menegaskan, prestasi TNI AL ini layak diapresiasi setinggi-tingginya. Mereka tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah laut dari ancaman luar, tetapi juga hadir untuk melindungi nyawa dan keselamatan warga. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.

Baca juga:

Biar TNI Segera Dapat Alutsista Baru, PT DI Diperintah Percepat Produksi

Politisi PKB asal Dapil Jawa Barat XI ini juga mendorong pemerintah untuk terus memperkuat sarana dan prasarana atau alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AL, termasuk modernisasi armada dan peningkatan kesejahteraan prajurit, agar tugas pengamanan wilayah laut Indonesia dapat dijalankan semakin optimal.

“Laut kita sangat luas dan penuh tantangan. Dukungan anggaran, teknologi, dan pelatihan yang memadai akan menjadi investasi penting bagi keamanan nasional kita,” papar mantan anggota DPRD Jawa Barat itu.

Keberhasilan demi keberhasilan ini, menurut Oleh, harus menjadi motivasi bersama untuk memperkuat sinergi antarinstansi penegak hukum di laut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan maritim. (Pon)

#TNI AL #Alutsista #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
TNI AL mengebut pengecatan kapal induk Giuseppe Garibaldi jelang serah terima 24 September 2026. Kapal akan berganti nama jadi KRI Sriwijaya. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Bagikan