APKLI Ancam Somasi Jokowi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 08 Januari 2015
APKLI Ancam Somasi Jokowi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Ekonomi - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) berencana akan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (12/1) mendatang. Surat terbuka dikirimkan lantaran wacana pembebasan kawasan Monumen Nasional (Monas) dari para Pedagang Kaki Lima (PKL).

"Tak ada alasan dan landasan hukumnya, bahkan tak bisa diterima akal objektif rencana Presiden Jokowi Bebaskan Kawasan Wisata dari PKL. Apa salah dan dosa PKL," kata Ketua Umum DPP APKLI, ALi Mahsun M Biomed di Jakarta, Kamis (8/1).

Ali yang juga Ketua Umum Pergerakan Merah Putih Indonesia menambahkan, jika Presiden Joko Widodo bersikeras menerapkan kebijakan kawasan wisata tanpa PKL maka APKLI akan menempuh langkah hukum.

"Kita akan somasi Jokowi. Kemudian melaporkan ke DPR RI, DPD, KomnasHam. Dan jika ada delik Pidana akan dilaporkan kepada Polri," sambung Ali.

Menurutnya, Presiden Jokowi harus melihat lagi Perpres RI No. 125 tahun 2012 dan perintahkan kepala daerah diseluruh Indonesia segera terbitkan Peraturan Darah (Perda) Penataan dan pemberdayaan PKL guna mencari solusi terbaik untuk menata dan memberdayakan PKL di Indonesia.

"APKLI juga berharap Jokowi segera membuat Badan Permodalan UMKM untuk memastikan kemudahan akses kredit permodalah bagi PKL, termasuk kelontong dan pasar tradisional," tegas Ali.

Selain itu, pemerintah juga harus segera membentuk badan pemberdayaan ekonomi kreatif dan PKL. Hal tersebut penting dilakukan, apalagi Indonesia mau memasuki era AEC 2015, bagaimana Indonesia bisa tangguh kalau masyarakat bawah disingkirkan.

"Dengan demikian, Perpres RI 112/2007 tentang Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern juga wajib segera dicabut agar PKL, Kelontong, dan pasar tradisonal terlindungi dan berkembang agar mampu unggul bersaing di AEC 2015 dan pasar tunggal dunia 2020," tandas Ali. (bhd)

 

Follow Twitter kami di @Merahputihcom

Like FanPage Facebook kami di @MerahPutih.com

#Somasi #Pedagang Kaki Lima #Jokowi #Presiden Jokowi #APKLI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Revitalisasi Pasar Serdang, Pasar Jaya Siapkan Sewa Rp 20.000 per Hari
Perumda Pasar Jaya menyiapkan revitalisasi Pasar Serdang, termasuk keringanan tunggakan, sewa Rp20.000 per hari, penataan PKL, dan pemeriksaan kebakaran.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Revitalisasi Pasar Serdang, Pasar Jaya Siapkan Sewa Rp 20.000 per Hari
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Bagikan