Apa Jadinya Bila Konsumsi Suplemen Kolagen Setiap Hari?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 15 Juni 2023
Apa Jadinya Bila Konsumsi Suplemen Kolagen Setiap Hari?

Suplemen kolagen semakin populer dan mudah ditemukan dalam berbagai bentuk, karena manfaatnya yang diklaim dapat meningkatkan kesehatan kulit, rambut, dan kuku. (Unsplash/Jellybee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUPLEMEN kolagen semakin populer dan mudah ditemukan dalam berbagai bentuk. Orang yakin karena manfaatnya yang diklaim dapat meningkatkan kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Bahkan, banyak merek terkenal telah mengeluarkan produk suplemen kolagen dengan kemasan yang menarik dan beragam.

Beberapa orang memutuskan untuk mengkonsumsi suplemen kolagen sebagai bagian dari rutinitas harian. Namun apa yang sebenarnya akan terjadi pada tubuh saat mengonsumsi suplemen kolagen setiap hari, apakah itu bagus atau malah justru berdampak sebaliknya?

Baca Juga:

Pengobatan Menjanjikan untuk Jenis Kanker pada Bagian Pelvik

suplemen
Kolagen umumnya dianggap sebagai suplemen yang aman untuk dikonsumsi dalam penggunaan harian. (Unsplash/Kevin Laminto)

Sebelum pertanyaan tersebut dapat terjawab, baiknya kita mengenal dahulu definis suplemen kolagen. Mengutip Health.com, kolagen adalah sejenis protein alami yang ada dalam tubuh dan memainkan peran kunci dalam membentuk kerangka struktural sel dan jaringan.

Kolagen juga memainkan peran penting dalam proses seluler termasuk respons imun, komunikasi seluler, dan perbaikan jaringan, dan terlibat dalam proses yang diperlukan untuk perbaikan dan pemeliharaan jaringan.

“Suplemen kolagen dianggap bekerja dengan menyediakan blok bangunan yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan lebih banyak kolagen, dan merangsang produksi kolagen alami tubuh,” ungkap Pam Hartnett, MPH, RDN, pemilik The Vitality Dietitians sekaligus penulis buku nutrisi.

Sementara itu menurut Hartnett, kolagen umumnya dianggap sebagai suplemen yang aman untuk dikonsumsi dalam penggunaan harian.

Sebagian besar penelitian menemukan manfaat suplementasi kolagen melihat asupan harian yang konsisten dan tidak satu pun dari penelitian ini menemukan efek samping yang signifikan.

Baca Juga:

Percuma Pakai Skincare karena 4 Hal ini

suplemen
Perlu diingat juga kalau suplemen kolagen tidak bisa menggantikan gaya hidup sehat. (Unsplash/kate trifo)

“Suplemen kolagen dapat memperlambat keropos tulang yang berkaitan dengan usia dan mencegah osteoporosis. Tingkat kolagen secara alami menurun seiring bertambahnya usia. Studi menunjukkan bahwa menambahkan kolagen ke dalam makanan Anda dapat secara signifikan memperlambat laju keropos tulang seiring bertambahnya usia,” jelas Hartnett.

Meskipun aman, sebelum mengonsumsi suplemen kolagen, sebaiknya berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan dan mempertimbangkan kondisi medis, alergi, dan pengobatan yang sedang kamu jalani.

Penting juga untuk mengevaluasi kualitas suplemen. Saat menilai kualitas suplemen, cari produsen terkemuka, serta opsi yang telah diuji dan disertifikasi secara independen oleh organisasi pihak ketiga untuk menjamin kemurnian kandungan didalamnya.

Perlu diingat juga kalau suplemen kolagen tidak bisa menggantikan gaya hidup sehat. Makan makanan yang seimbang, tetap terhidrasi, cukup tidur, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur semuanya penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. (dsh)

Baca Juga:

Vinera, Inovasi Rehabilitasi Pasien Stroke

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan