Apa Itu Playing Victim? Yuk Pahami Ciri-cirinya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 04 April 2024
Apa Itu Playing Victim? Yuk Pahami Ciri-cirinya

Ilustrasi playing victim. (Foto: Unsplash/Eric Ward)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tekanan mental yang dirasakan seseorang dapat membuatnya merasa menjadi korban dalam setiap situasi. Kondisi ini dikenal dengan istilah playing victim.

Saat terdesak dan tertekan, seseorang akan mengkalaim dirinya menjadi sosok playing victim. Saat pada kondisi ini, ia akan berusaha untuk membentengi diri dari kesalahan yang ia perbuat.

Baca juga:

Playing Victim dan Victim Blaming, Ketahui Perbedaannya

Apa itu playing victim?

Playing victim merupakan kondisi seseorang merasa jadi korban pada sebuah situasi, padahal kenyataan menunjukan sebaliknya.

Termasuk masalah kesehatan mental, playing victim dapat memengaruhi hubungan, pekerjaan, dan kesehatan seseorang.

Baca juga:

Manfaat Baik Berpuasa untuk Kesehatan Mental

Situasi yang membuat orang bersikap playing victim

Ada situasi tertentu yang memicu orang bersikap playing victim. Berikut beberapa situasi yang membuat seseorang bertindak playing victim:

-Situasi yang tidak bisa dikendalikan oleh pengidap.

-Mengalami rasa sakit emosional yang terus berlanjut, sehingga membuatnya tidak berdaya.

-Dikhianati orang terdekat, sehingga membuatnya sangat emosional.

Orang yang playing victim juga sering menyalahkan orang lain saat melakukan kesalahan. Ia juga hanya ingin berinteraksi atau bergaul dengan orang yang pemikirannya sama.

Tak jarang pula pengidap playing victim bersikap kritis terhadap orang lain, bahkan diri sendiri. Intinya, ia akan selalu menganggap dirinya menjadi sebuah korban pada setiap masalah. (ikh)

Baca juga:

Bullying Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan