Apa Itu Phishing? Kenali Modus Penipuan Online yang Paling Berbahaya

ImanKImanK - Minggu, 15 Februari 2026
Apa Itu Phishing? Kenali Modus Penipuan Online yang Paling Berbahaya

Ilustrasi Phishing. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Phishing adalah kejahatan siber yang memanfaatkan rekayasa sosial untuk menipu korban agar menyerahkan data pribadi seperti password, nomor kartu kredit, kode OTP, atau detail login.

Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak terpercaya bank, marketplace, perusahaan logistik, bahkan teman melalui email, SMS, telepon, atau website palsu yang tampak meyakinkan.

Di era digital saat ini, phishing menyasar siapa saja. Remaja pengguna media sosial, karyawan perusahaan, hingga nasabah perbankan online bisa menjadi target. Kerugiannya pun tidak kecil mencapai miliaran dolar setiap tahun secara global.

Menurut laporan terbaru dari Federal Bureau of Investigation melalui unit Internet Crime Complaint Center (IC3), phishing menjadi kejahatan siber paling banyak dilaporkan pada 2024 dengan lebih dari 298.000 pengaduan dan kerugian mencapai 18 juta dolar AS.

Baca juga:

Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Siber Lewat APK Ilegal

Menurut laporan AwanPintar.id, platform intelijen ancaman siber nasional sepanjang semester II 2025, tercatat 234.528.187 serangan siber atau rata-rata 15 serangan per detik. Angka ini melonjak 75,76% dibandingkan semester I 2025.

Lantas seperti apa itu phishing, contoh nyata, jenis-jenisnya, ciri-ciri yang harus diwaspadai, hingga langkah sederhana untuk melindungi diri.

Apa Itu Phishing?

Secara sederhana, phishing adalah penipuan digital menggunakan pesan palsu untuk mengelabui korban agar:

  • Mengklik tautan berbahaya

  • Mengunduh file berisi malware

  • Mengisi data pribadi di situs palsu

Pelaku biasanya mengatasnamakan perusahaan besar seperti Amazon, Netflix, atau bank populer. Mereka mengirim pesan bernada mendesak seperti: “Akun Anda akan ditangguhkan!”, “Segera verifikasi data sebelum 24 jam!”.

Phishing tidak mengandalkan peretasan sistem yang rumit. Ia memanfaatkan rasa panik dan kepercayaan manusia, sehingga menjadi ancaman siber paling umum di dunia.

Baca juga:

Zentara Rilis Solusi Keamanan Siber Berbasis AI, Perkuat Kemandirian Teknologi Indonesia

Fakta Penting tentang Phishing

  • 90% serangan dikirim melalui email
  • Serangan phishing meningkat 61% pada 2024 (laporan Proofpoint)
  • Rata-rata korban kehilangan Rp7–15 juta per insiden
  • Target utama: email, SMS (smishing), dan telepon (vishing)

Contoh Phishing yang Sering Terjadi

1. Email Bank Palsu

Anda menerima email dengan subjek: “Urgent: Account Verification Required”

Terdapat tombol login yang mengarah ke situs mirip bank resmi, tetapi URL-nya aneh, misalnya: bankofamerlca-login.com (huruf “i” diganti “l”)

Begitu Anda memasukkan username dan password, data langsung masuk ke tangan penipu.

2. SMS Paket Tertunda (Smishing)

Pesan berbunyi: “Paket Anda tertunda. Lacak di sini.”

Tautan tersebut mengarah ke situs palsu yang meminta data pribadi atau otomatis menginstal malware.

3. Telepon Mengaku Petugas Pajak (Vishing)

Penipu menelepon dan mengaku dari otoritas pajak, mengancam denda atau penangkapan jika tidak segera mentransfer sejumlah uang.

Jenis-Jenis Phishing

Jenis Contoh Media
Email Phishing Notifikasi PayPal palsu Email
Smishing SMS hadiah undian SMS
Vishing Telepon ancaman pajak Telepon
Clone Phishing Email asli dimodifikasi Email

(Sumber referensi keamanan siber: NIST & Microsoft Security)

Bagaimana Cara Mengetahui Anda Terkena Phishing?

Apa Itu Phishing

Berikut tanda-tanda umum yang perlu diwaspadai:

1. Alamat Email Aneh

Contoh: [email protected] (huruf “m” diganti “rn”)

Bandingkan dengan domain resmi seperti netflix.com atau amazon.com.

2. Bahasa Buruk dan Tidak Profesional

  • Banyak typo
  • Tata bahasa kacau
  • Sapaan umum seperti “Dear User”

3. Nada Mendesak dan Mengancam

“AKUN ANDA DIRETAS!”
“RESPON SEKARANG ATAU DIBLOKIR!”

Perusahaan resmi jarang menggunakan ancaman seperti ini.

4. Permintaan Password atau OTP

Perusahaan asli tidak pernah meminta password melalui email atau SMS.

Perbandingan Email Asli vs Phishing

Ciri Email Resmi Phishing
Pengirim [email protected] netflx-support.ru
Link Saat Hover netflix.com/login bit.ly/random
Nada Profesional Panik & mendesak

Jika ragu, jangan klik link. Login langsung melalui aplikasi resmi atau ketik alamat website secara manual di browser.

Alasan Phishing Semakin Berbahaya di 2026?

Perkembangan AI membuat pesan phishing terlihat semakin meyakinkan. Logo identik, bahasa rapi, bahkan bisa menyebut nama korban secara personal.

Namun prinsip dasarnya tetap sama: menekan korban agar bertindak cepat tanpa berpikir.

Cara Melindungi Diri dari Phishing

Berikut langkah sederhana namun efektif:

1. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)

Lapisan keamanan tambahan ini membuat akun tetap aman meski password bocor.

2. Gunakan Password Manager

Gunakan aplikasi tepercaya seperti LastPass untuk membuat dan menyimpan password unik.

3. Jangan Klik Link Sembarangan

Arahkan kursor ke link (hover) untuk melihat URL asli sebelum mengklik.

4. Periksa Domain Website

Pastikan ada HTTPS dan ejaan domain benar.

5. Gunakan Antivirus & Filter Email

Banyak serangan bisa dicegah dengan filter spam yang aktif.

6. Edukasi Diri dan Keluarga

Sebagian besar phishing berhasil karena kurangnya kewaspadaan.

#Apa Itu Phishing #Phishing #Kejahatan Siber
Bagikan
Ditulis Oleh

ImanK

Berita Terkait

Indonesia
Ditressiber Polda Metro Jaya Tangkal Konten Kreator Live Streaming yang Haruskan Warganet Kalah Challenge Tampil Bugil
Pelaku melakukan live streaming pada periode 28 April 2026 sampai dengan 30 April 2026 bersama pengguna akun media sosial lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Ditressiber Polda Metro Jaya Tangkal Konten Kreator Live Streaming yang Haruskan Warganet Kalah Challenge Tampil Bugil
Fun
Apa Itu Phishing? Kenali Modus Penipuan Online yang Paling Berbahaya
Pelajari apa itu phishing, contoh nyata, jenis, ciri-ciri, dan cara menghindarinya. Lindungi data pribadi dari penipuan online terbaru.
ImanK - Minggu, 15 Februari 2026
Apa Itu Phishing? Kenali Modus Penipuan Online yang Paling Berbahaya
Indonesia
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
Berdasarkan prinsip non-penalization, korban merupakan subjek yang dilindungi dan mempunyai hak untuk mendapat perlindungan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
Indonesia
Zentara Rilis Solusi Keamanan Siber Berbasis AI, Perkuat Kemandirian Teknologi Indonesia
Zentara juga memperkenalkan Zero Trust Architecture (ZTA)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Desember 2025
Zentara Rilis Solusi Keamanan Siber Berbasis AI, Perkuat Kemandirian Teknologi Indonesia
Indonesia
DPR Desak Aparat Tangkap Jaringan Pengiriman Pekerja Online Scam ke Kamboja
Banyak dari mereka awalnya dijanjikan pekerjaan yang layak, tapi ternyata dijadikan pekerja paksa dalam aktivitas penipuan online lintas negara.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
DPR Desak Aparat Tangkap Jaringan Pengiriman Pekerja Online Scam ke Kamboja
Indonesia
Komisi XIII DPR Dukung Hukuman Maksimal untuk Mantan Kapolres Ngaada
Kejahatan yang dilakukan Fajar merupakan tindakan luar biasa yang mencoreng institusi kepolisian dan melukai perlindungan terhadap anak.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Oktober 2025
Komisi XIII DPR Dukung Hukuman Maksimal untuk Mantan Kapolres Ngaada
Indonesia
DPR Ingatkan Pentingnya AI dan Cyber Defense untuk Fungsi Pertahanan Modern di Tubuh TNI
Nurul mengusulkan agar pemerintah melengkapi peralatan siber yang memadai
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 11 Oktober 2025
DPR Ingatkan Pentingnya AI dan Cyber Defense untuk Fungsi Pertahanan Modern di Tubuh TNI
Indonesia
Pemerintah Segera Susun Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber
Apabila telah selesai disusun, kata dia, pemerintah akan mengajukan draf tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk dibahas bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Oktober 2025
Pemerintah Segera Susun Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber
Indonesia
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
WFT diduga menggunakan dark web untuk beraksi meretas 4,9 juta data nasabah bank selama lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
Indonesia
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa. Tersangka melakukan aksinya sebagai @bjorkanesiaa sejak 2020
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
Bagikan