Apa Itu Pendamping Kanker?
Jasa pendamping kanker tidak ternilai. (Foto: Pexels/Thirdman)
DARI namanya saja, kamu mungkin sudah bisa menebak apa sih pendamping kanker dan tugasnya. Pendamping dapat orang-orang terdekat seperti pasangan atau anggota keluarga. Yuk, ketahui lebih dalam mengenai pendamping kanker.
Menurut laman Cancer, pendamping kanker didefinisikan sebagai orang yang paling sering membantu penyintas kanker dan tidak dibayar untuk melakukannya. Kalau penyedia perawatan profesional dibayar, pendampinh kanker cenderung memiliki peran yang lebih terbatas. Para pendamping dari orang-orang terdekat yang disebutkan tadi, mereka tidak dilatih untuk mengasuh. Melainkan karena peduli atau pernah mengidap kanker sebelumnya.
Sebagai pendamping tentu memiliki pengaruh besar tentang bagaimana pasien kanker menghadapi penyakitnya. Doronganmu bisa membantu pasien tetap pada perawatan dan beragam cara untuk sembuh. Seperti mengomsumsi makanan sehat atau istirahat yang cukup.
Baca juga:
Cara Tepat Perawatan Pasien Kanker Paru-Paru di Masa Pandemi
Pendamping adalah bagian dari tim perawatan kanker yang terdiri dari pasien, keluarga, teman, dan staf medis. Sebagai pendamping, kamu mungkin bekerja sama dengan tim perawatan kanker dengan melakukan hal-hal seperti memberi obat, mengelola efek samping, melaporkan masalah, dan memutuskan apakah pengobatan yang diberikan berhasil.
Sebagai bagian dari tim, kamu akan membantu mengoordinasikan perawatan pasien. Pendamping sering kali harus mengetahui tes mana yang dilakukan dan memastikan semua dokter yang terlibat mengetahui apa yang terjadi. Dalam banyak kasus, pendamping bahkan bisa jadi satu-satunya orang yang mengetahui segala sesuatu yang terjadi dengan pasien. Jangan takut juga untuk bertanya dan mencatat selama kunjungan dokter.
Pendamping juga berperan sebagai teman curhat atau orang yang memberikan motivasi ke pasien. Misalnya ketika mereka mengalami demam dan harus dirawat di rumah sakit,. Pendamping dapat membantu mengatasi kekhawatiran mereka dengan menunjukkan bahwa pasien akan berada di rumah sakit dalam waktu singkat. Pastikan juga pasien memiliki semua yang mereka butuhkan selama di rumah sakit, termasuk resep obat dari dokter.
Ada beberapa tugas yang biasa dilakukan para pendamping. Misalnya belanja makanan, kebutuhan mandi, membayar tagihan, membuat janji dengan dokter, membersihkan rumah, mencuci pakaian, hingga mengoordinasikan perawatan kanker. Semua kegiatan ini tentu butuh waktu dan uang. Mungkin ada juga dana yang sudah disiapkan. Tapi ada juga yang mau tidak mau menggunakan uang mereka terlebih dahulu.
Baca juga:
Yang paling penting antara pendamping dan pasien adalah komunikasi. Mungkin sulit bagi pasien untuk mengambil keputusan harian karena kondisi fisik dan emosional. Tugas pendamping adalah tetap melibatkan pasien sehingga mereka tahu bahwa tetap melakukan bagian untuk menjadi lebih baik.
Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah bantu mereka untuk menjalani kehidupan normal, memotivasi mereka untuk sembuh, kamu selalu ada disaat dibutuhkan, dan menghargai jika mereka butuh waktu untuk sendiri. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!