MerahPutih.Com - Status Gunung Agung yang meningkat jadi siaga berpengaruh terhadap kehidupan warga di sekitar lokasi. Sejumlah warga Desa Besakih terpaksa menjual ternaknya secara murah guna mengantisipasi Gunung Agung meletus.
"Saya sudah bawa sapi saya ke Pasar Beringkit, Kabupaten Badung, untuk dijual dengan murah atau dibawah harga pasaran," kata salah seorang warga Desa Besakih, Wayan Pasek di Karangasem, Bali, Rabu (20/9).
Menurut dia, sapi yang biasanya harga jualnya mencapai Rp12 juta per ekor terpaksa dijual menjadi Rp9 juta per ekor.
Hal itu terjadi karena membludaknya jumlah sapi kiriman ke Pasar Beringkit sehingga harganya murah. Selain itu, dia juga mengaku terdesak karena kondisi aktivitas Gunung Agung terus meningkat sehingga harus menjual ternaknya dengan harga murah.
Banjar Temukus, Desa Besakih, yang terdiri dari 200 kepala keluarga itu sebagian besar merupakan petani pemelihara sapi dan perkebunan bunga gumitir.
Pihaknya tidak mempermasalahkan sapi peliharaannya dijual murah daripada nanti ketika terjadi bencana semuanya akan hilang. Hal itu juga dilakukan beberapa tetangganya.
Selain itu, dia bersama masyarakat setempat yang berada dalam radius 6 kilometer dari Gunung Agung siap melakukan pengungsian jika diperintahkan oleh pemerintah setempat.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei sebagaimana dilansir Antara mengingatkan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Agung Karangasem agar hanya mendengarkan informasi perkembangan status vulkanik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
"Jangan mendengarkan dari media lain karena bisa hoax dan analisis yang tidak tepat," kata Willem Rampangilei di sela-sela mengecek Pos Pengamatan Gunung Api Agung, di Desa Rendang, Amlapura, Karangasem.
Terkait dengan sejumlah masyarakat desa di sekitar Gunung Agung yang telah melakukan evakuasi mandiri, pihaknya bisa memahami karena efek psikologis. Apalagi Gunung Agung sudah pernah mengalami erupsi demikian dahsyat pada 1963.(*)
Simak perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung dalam artikel: Begini Penjelasan BNPB Terkait Perubahan Status Gunung Agung Jadi Siaga