Annette Yules Bahagia dengan Olahraga Angkat Beban

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 15 Desember 2023
Annette Yules Bahagia dengan Olahraga Angkat Beban

Annette Yules gemar olahraga angkat beban. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"BANYAK yang bilang ke aku, 'lu jangan nge-gym, nanti badannya kayak cowok," kata sport enthusiast Annette Yules kepada Merahputih.com saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (17/12). Beberapa perempuan mungkin enggan melakukan olahraga angkat beban karena takut badannya berotot. Namun, apa yang dibayangkan belum tentu terjadi di realita.

Annette gemar berolahraga, terutama angkat beban. Inji membahagiakan karena mampu menjaga kesehatan dan bentuk badannya jauh lebih baik.

Baru-baru ini juga Annette menekuni olahraga lari maraton. Momen itu bahkan ia unggah di Instagram pribadinya. Olahraga angkat beban ia lakukan bukan tanpa alasan. Di 2018, ia merasa depresi karena berat badannya. Bukan obesitas, melainkan mencapai angka yang menurutnya berlebihan.

"Aku enggak mau keluar ke mana-mana, enggak mau ketemu orang. Bener-bener nge-cut social life aku. Aku sempat mencoba untuk melupakan mimpi-mimpi akan badanku. Makanya itu yang membuat aku konsisten sampai sekarang untuk olahraga, enggak mau kembali ke masa itu," kata Annette, setelah konferensi pers pembukaan store 2XU di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

Baca juga:

Bolehkah Olahraga di Malam Hari?

Annette melakukan olahraga angkat beban dan lari. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

Bukan hal yang mudah bagi Annette untuk konsisten berolahraga. Ada rasa malas, kurang motivasi, dan sebagainya. Karena tekadnya yang kuat, olahraga pun sudah menjadi bagian dari gaya hidup Annette.

"Bukan hari ini saja, tapi besok dan seterusnya. Ini bukan pekerjaan atau beban buat aku. Jadi, mudah buat aku buat mengaplikasikannya ke daily life," kata Annette.

Annette juga mengajak para perempuan tidak takut untuk olahraga angkat beban. Menurutnya, untuk membentuk otot tidak semudah yang dibayangkan.

"Hormon perempuan itu berbeda dengan laki-laki. Jadi mau nge-gym sebagaimana apapun, itu enggak bisa langsung kayak Ade Rai. Butuh proses," kata Annette.

"Jadi buat para perempuan jangan takut main beban. Buat aku, otot itu penting banget untuk recovery dan pembakaran lemak. Buat yang mau turun berat badan, bukan cuma kardio, tapi bangun otot penting banget karena itu jadi mesin untuk membakar lemak," lanjutnya.

Baca juga:

Warna Juga Menentukan Kenyamanan Pakaian Olahraga

Annette Yules Ajak Perempuan Tidak Takut Olahraga Angkat Beban
Angkat beban menjadi salah satu olahraga yang dapat menurunkan berat badan. (Foto: Unsplash/Alexander Jawfox)


Olahraga angkat beban pun belum cukup. Annette mengingatkan untuk memperhatikan asupan nutrisi dan jam istirahat. Karena, lanjutnya, meskipun rajin olahraga angkat beban tapi tidak memperhatikan kedua poin tersebut, usahanya akan sia-sia.

"Aku sebisa mungkin makan yang clean dan bawa dari rumah. Misalnya hari ini aku bawa grilled chicken, nasi merah, dan sayur. Tapi aku enggak rekomendasiin semua orang kayak aku. Pasti beda-beda metodenya," ujarnya.

Soal asupan nutrisi, terutama protein, Annette tetap memprioritaskan makanan real food. Asupan seperti susu whey protein hanya sebagai pelengkap saja.

"Aku tambahin di dada ayam, ikan, sapi, pokoknya protein hewani. Whey protein itu hanya membantu aku mencukupi protein harian yang masih kurang," tutupnya. (and)

Baca juga:

5 Olahraga Favorit Masyarakat Indonesia Berikut Hajatannya

#Desember Sebangsa Bahagia #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan