Animo Penumpang Besar, KAI Persiapkan Perpanjangan Rute KRL hingga Cikampek

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Animo Penumpang Besar, KAI Persiapkan Perpanjangan Rute KRL hingga Cikampek

Penumpang Kereta Api di Stasiun Cikarang.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - AKTIVITAS masyarakat di kawasan timur Jabodetabek terus berkembang. Banyak masyarakat kini beraktivitas lintas wilayah, dari tempat tinggal menuju lokasi kerja, pendidikan, hingga pusat kegiatan lainnya. Perjalanan harian pun menjangkau lebih jauh, hingga ke Cikarang, Cikampek, dan sekitarnya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melihat perubahan ini langsung dari layanan di Cikarang Line yang terus meningkat. Pada 2015, frekuensi perjalanan tercatat 158 perjalanan per hari. Kini pada 2025, jumlahnya telah mencapai 281 perjalanan per hari. Peningkatan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan transportasi dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi, lebih terjangkau, dan dapat diandalkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Volume pengguna juga terus bertambah. Pada 2022, jumlah pengguna KRL Cikarang Line mencapai 55.660.235 orang, meningkat menjadi 71.636.443 pada 2023, lalu 84.426.385 pada 2024, dan mencapai 85.936.774 pada 2025.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menyampaikan angka-angka tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi yang mampu mengakomodasi lebih banyak aktivitas sehari-hari. “Layanan transportasi perlu mengikuti kebutuhan tersebut agar perjalanan tetap nyaman dan terjangkau,” ujar Anne di Jakarta, Kamis (9/4).

Penguatan layanan ini juga ditopang pengembangan prasarana yang dilakukan secara bertahap. Elektrifikasi jalur dari Tanah Abang hingga Cikarang saat ini telah mencapai 40,310 km, yang terdiri dari Tanah Abang–Manggarai 6,026 km, Manggarai–Jatinegara 2,662 km, Jatinegara–Bekasi 14,802 km, serta Bekasi–Cikarang 16,820 km.

Baca juga:

KAI Genjot Keamanan Layanan Kereta Api Jelang Libur Natal dan Tahun Baru



Pengembangan ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan frekuensi perjalanan dan kapasitas layanan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang pergerakannya terus berlanjut hingga ke arah Cikampek dan Purwakarta.

Sebagai contoh layanan KA Walahar Ekspres relasi Cikarang–Purwakarta mencatat 2.116.286 pengguna pada 2022, kemudian meningkat menjadi 3.253.936 pada 2023, lalu 3.855.463 pada 2024, dan mencapai 4.084.928 pada 2025. “Pada Januari hingga Maret 2026, jumlahnya telah mencapai 1.065.973 pengguna,” kata Anne.

Hal yang sama terlihat pada KA Jatiluhur yang melayani relasi Cikarang–Cikampek. Layanan ini menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat di kawasan timur. Jumlah pengguna meningkat dari 219.177 pada 2022 menjadi 390.918 pada 2023, lalu 513.034 pada 2024, dan mencapai 1.197.919 pada 2025. Pada triwulan I 2026, tercatat 346.664 pengguna telah menggunakan layanan ini. Peningkatan itu menunjukkan kebutuhan perjalanan masyarakat terus bergerak hingga ke wilayah yang lebih jauh dari Cikarang.

Kondisi ini menjadi dasar penting bagi pengembangan layanan lanjutan, termasuk perluasan elektrifikasi ke arah Cikampek agar dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat lebih optimal. Banyak masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada layanan kereta api untuk bekerja, berdagang, maupun beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini memperlihatkan kawasan timur Jabodetabek mulai tumbuh sebagai penyangga baru.

Menurut Anne, perluasan elektrifikasi akan membantu menghadirkan layanan yang lebih baik dan lebih mudah dijangkau masyarakat. “Dengan layanan yang semakin luas, masyarakat bisa menghemat waktu perjalanan, memiliki lebih banyak pilihan jadwal, dan tetap terhubung dengan berbagai pusat aktivitas seperti kawasan industri, pusat perdagangan, dan tempat bekerja sehari-hari,” jelasnya.

Penguatan transportasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru pada 4 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sistem perkeretaapian menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional untuk melayani masyarakat secara lebih luas.(knu)

Baca juga:

Faktor Arus Mudik Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api Cetak Rekor 32 Juta dalam Sebulan




#Kereta Api #PT KAI #Transportasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Dunia
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Pengendara berusia 14 dan 15 tahun lebih sering mengalamni kecelakaan yang melibatkan kecepatan tinggi dan perilaku berkendara yang berisiko.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Bagikan