Anies Terkejut Ada Kasur di 200 Ton Sampah yang Tersangkut di Pintu Air Manggarai

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 05 Februari 2018
Anies Terkejut Ada Kasur di 200 Ton Sampah yang Tersangkut di Pintu Air Manggarai

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meninjau pintu air manggarai (MP/foto: Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah mengerahkan 15 truk untuk mengangkut 200 ton sampah yang tersangkut di pintu air Manggarai. 200 ton itu berasal bukan hanya dari sisa konsumsi sampah rumah tangga, ada juga berupa kasur dan kayu besar.

"Sampah anda liat sendiri tadi sudah diangkat sekitar 15 truk, volume kira-kira 200 ton sampah. Ini peringatan kita sampah sebagian bukan hanya sampah rumah tangga, tapi juga kita lewat ketemu kasur, kayu-kayu besar lewat, ini semua bisa perburuk bencana karena kayu besar yang lewat bisa membahayakan," kata Anies usai melakukan peninjauan di Pintu air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/2).

Anies menuturkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanggulangan bencana banjir kiriman. Lanjut Anies, Pemprov DKI juga sudah dalam posisi siap dalam mengantisipasi datangnya bencana tersebut.

"Semua koordinasi dalam posisi siap. Siap bukan berarti airnya berkurang, siap berarti kita antisipsi air akan datang," jelas Anies.

Lebih jauh, Anies mengatakan saat ini pintu air Ciliwung Lama telah dibuka dengan ketinggian mencapai 1 meter. Pembukaan pintu air itu sifatnya situasional, bila debit air makin tinggi pihaknya akan membuka lebih.

"Semua pintu dalam posis kebuka 3-3nya, kemudian ciliwung lama ada 1 pintu kebuka, kemudian Bina Marga semua pompanya siaga, sumber daya air lebih dari 450 pompa posisi siap," pungkasnya. (Asp)

#Anies Baswedan #Sampah #Pintu Air Manggarai
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan