MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bisa menjadi mediator antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam perebutan memilih nama Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.
Menurut Anies, Gubernur tidak ada wewenang menjadi penengah antara PKS dan Gerindra menentukan Wakil Gubernur. Sebab partai pengusung saat ini tengah mencari sosok pengisi kursi orang nomor dua di Ibukota.
Mengingat beberapa hari lalu sudah ada rapat kader PKS dan Gerinda di tingkat DPD membahas kursi Wagub DKI Jakarta.
"Enggak ada urusan partai itu. Mereka sudah matang sekali," kata Anies di Jakarta, Minggu (11/11).
Anies menjelaskan dirinya enggan menjadi penengah karena partai Gerindra dan PKS sudah lama berkoalisi dan akan bisa memecahkan masalah untuk menyudorkan kandidat Wagub DKI Jakarta.
Bahkan, lanjut Anies, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang partai Gerindra dan PKS berkoalisi untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Mereka itu bersaudara enggak perlu ada penengah. Bersaudara. PKS sama Gerindra itu sekutu dalam lima tahun mereka berjalan bersama. Ini dinamika kakak adik saja," tutupnya. (Asp)