Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Anies: Sejauh Mata Memandang, Hanya Hamparan Liang Kubur

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 16 Juli 2021
Anies: Sejauh Mata Memandang, Hanya Hamparan Liang Kubur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di TPU Rorotan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Taman Pemakaman Umun (TPU) khusus COVID-19 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7). Dalam peninjauan itu, Anies didampingi Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzi Marsitawati.

Dilatari ufuk senja, wajah Anies terlihat sedih menyaksikan luasnya keterisian lahan TPU Rorotan. Petak-petak makam itu diisi jenazah korban COVID-19 di Jakarta. Padahal, Februari 2021, di lokasi itu masih berupa lahan kosong dengan hamparan sawah sejauh mata memandang.

Baca Juga:

Ingat! Ini Tiga Kasus Wajib Dimakamkan dengan Prosedur COVID-19

"Kini sejauh mata memandang, hanya hamparan liang kubur," ujar Anies.

Tidak sampai di situ, Anies juga memberikan makanan kepada petugas pemakaman. "Selamat bertugas, jaga stamina, dan jaga kesehatan," ujar Anies.

Anies mengatakan, pada Rabu (14/7) petugas memakamkan jenazah dengan menggunakan protokol COVID-19 mencapai 306 jenazah. Angka tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan kondisi yang sangat menyedihkan yang benar dialami Ibu Kota.

Anies tinjau makam di Rorotan. (Foto: Antara)
Anies tinjau makam di Rorotan. (Foto: Antara)

Anies sebelumnya juga sempat mengunjungi TPU Rorotan akhir bulan Juni. Anies menginspeksi kesiapan sejumlah petugas pemulasaraan jenazah dan pemakaman dan juga memberikan semangat. Anies bertemu seorang ibu yang mengunjungi makam suaminya di sana, tampak menangis sedih di atas pusara makam jenazah lelaki 54 tahun yang baru saja dikuburkan.

Padahal, sepekan sebelumnya, almarhum masih terlihat sehat. Akan tetapi, karena terinfeksi COVID-19, akhirnya ia pun meninggal dunia. Menurut Anies, pandemi COVID-19 saat ini adalah sebuah peringatan betapa lemahnya manusia berhadapan dengan musuh tak terlihat.

Baca Juga:

COVID-19 Mengganas, DKI Siapkan 11.643 Petak Makam

Untuk itu, dia meminta agar warga benar-benar memanjatkan doa kepada Sang Pencipta agar lonjakan kasus COVID-19 saat ini segera berakhir. (Asp)

#Anies Baswedan #Pemakaman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Iran menutup ruang udara Teheran dan Mashhad selama prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Penutupan bandara dilakukan sesuai jadwal resmi hingga 9 Juli.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Dunia
Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Rekaman video memperlihatkan peti jenazah Khamenei, yang dibalut bendera Republik Islam Iran, diusung di Grand Mosalla pada Jumat (3/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
 Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Indonesia
Bos Dinas Taman Jakarta Luruskan Pungli Makam Ulah Oknum, bukan Pengurus RT/RW
Pemprov DKI tegaskan layanan pemakaman gratis bagi warga ber-KTP Jakarta. Dugaan pungli disebut ulah oknum, bukan RT/RW. Distamhut siapkan kanal pengaduan resmi.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Bos Dinas Taman Jakarta Luruskan Pungli Makam Ulah Oknum, bukan Pengurus RT/RW
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Pemprov DKI Lebih Pilih Kuburan Dalam Kota Daripada Gandeng Daerah Penyangga, Ini Alasannya
Pemprov DKI Jakarta prioritaskan pengadaan lahan makam dalam kota sebelum kerja sama daerah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Desember 2025
Pemprov DKI Lebih Pilih Kuburan Dalam Kota Daripada Gandeng Daerah Penyangga, Ini Alasannya
Bagikan