Anies Kukuhkan Paskibraka DKI Jakarta

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 16 Agustus 2022
Anies Kukuhkan Paskibraka DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan anggota Paskibraka Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Senin (15/8/2022). Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Anies Baswedan mengukuhkan Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Senin (15/8) malam. Nantinya, seluruh pasukan Paskibraka ini bertugas dalam Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Plaza Monas, pada Rabu 17 Agustus 2022.

Dalam sambutannya Gubernur Anies mengawali dengan menyampaikan selamat kepada para anggota dan orang tua anggot Paskibraka. Sebab mereka sudah melewati proses seleksi yang panjang sehingga terpilih dan dikukuhkan menjadi pengibar bendera.

Baca Juga:

Panggung Upacara 17 Agustusan Anies Sudah Berdiri di Plaza Monas

"Selamat juga kepada para orang tua yang telah mendidik, membesarkan, menyiapkan anak-anaknya sehingga siap diajukan ke depan mengambil tanggung jawab untuk mengibarkan Sang Merah Putih. Kepada para orang tua kami sampaikan terima kasih," kata Anies.

Orang nomor satu di Jakarta ini juga berpesan agar para anggota Paskibraka memaknai pengibaran bendera Merah Putih tidak sekadar seremonial saja, melainkan dimaknai dengan kebanggaan dan rasa nasionalisme para anggota Paskibraka di manapun mereka berada serta di sektor apapun mereka berkarya di masa depan.

"Anda mendapat tugas mengibarkan Sang merah putih, dilatih, dipersiapkan dan mendapatkan amanat lebih dari sekadar mengibartinggikan bendera. Sadari bahwa sesungguhnya bahwa tugas yang diembankan adalah bukan sekadar mengibarkan sang merah putih pada upacara besok, tugas dari Anda semua adalah mengibartinggikan Sang Merah Putih sepanjang hayat dikandung badan," pesannya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan anggota Paskibraka Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Senin (15/8/2022). Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

"Anda bertugas di mana pun dan di bidang apapun Anda nanti, maka ingat slayer merah, lambang garuda, dan Merah Putih yang menempel di dada Anda itu kibar tinggikan di tempat manapun. Karena Anda memiliki masa depan lebih banyak dari masa lalu, Anda mendapat tugas mulia, ingat tugas ini untuk diemban sepanjang perjalanan ke depan," lanjutnya

Anies juga mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita semua rasakan kini merupakan buah hasil dari perjuangan para pendahulu. Termasuk juga pengibaran Sang Merah Putih yang membutuhkan banyak sekali pengorbanan.

"Anda bertugas mengibarkan merah putih di kota di mana merah putih ini dikibarkan. Diperlukan perjuangan yang amat panjang tak terhitung jumlah nyawa, harta, tenaga, pikiran, yang dikorbankan, hari ini Anda bertugas mengibarkan diperlukan 3-4 menit," paparnya.

Maka, Anies minta, kerjakan tugas Paskibraka dengan penuh kesukarelawaan, Pastikan niat tulus, ikhtiar tuntas, dan kerjakan sepenuh hati, jadilah teladan bagi semua. (Asp)

Baca Juga:

Anies Ceritakan Warga Jepang Nyaman Naik Angkot di Jakarta

#Paskibraka #Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Bagikan