BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel

Konferensi pers BPIP. (Dok. BPIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memastikan tak ada diskriminasi dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026 di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penegasan ini merespons polemik di media sosial terkait peserta asal Makassar berinisial CYL yang gagal masuk tiga besar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju seleksi pusat.

Diisukan, siswi berprestasi itu gagal karena dianggap tak bisa berbahasa daerah setempat.

Tadi berdasarkan pertanyaan tadi bahwa ada diskriminasi, kami pastikan bahwa setiap proses itu juga dimonitor oleh BPIP. Jadi tidak ada tindakan diskriminasi tersebut,

kata Wakil Kepala BPIP Rima Agristina dalam konferensi pers di Kantor BPIP, Jumat (29/5).

Rima mengatakan Pemprov Sulsel juga telah memberikan pernyataan soal dugaan diskriminasi tersebut. Dia mengatakan BPIP telah mengirimkan tim untuk memantau proses seleksi sesuai aturan.

"Kami mengecek memastikan bahwa penanganannya itu sesuai dengan peraturan yang ada," ujarnya.

Baca juga:

Formasi Paskibraka Lambangkan Angka 80 Saat Pengibaran Bendera Pusaka

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat Fuad Lutfi memastikan seluruh tahapan seleksi di Sulsel sudah sesuai prosedur baku.

Proses tersebut berjalan ketat dengan melibatkan pemda, panitia seleksi provinsi, hingga tim monitoring dari pusat.

Pada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,

kata Fuad.

Ia menjelaskan, seleksi Paskibraka tidak hanya menilai satu aspek tertentu, seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata.

Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan.

"Paskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan," ujarnya.

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta.

Baca juga:

Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Investasi di Indonesia saat Bertemu Macron di Paris

Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat.

"Memang nanti ada pe-ranking-an atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat," jelasnya.

Sebagai informasi, kabar diskriminasi itu viral di media sosial. Dalam unggahan yang viral, seorang siswi SMA asal Kota Makassar disebut dicoret dari seleksi calon Paskibraka tingkat nasional karena dugaan diskriminasi. (Knu)

#BPIP #Paskibraka #Sulawesi Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Supratman Janjikan Tim Paskibraka Nasional 2026 Bisa Masuk Sekolah Kedinasan Poltek Kemenkum
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas membuka peluang bagi anggota Paskibraka Nasional 2026 untuk mengikuti seleksi masuk Politeknik Kemenkum.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Menteri Supratman Janjikan Tim Paskibraka Nasional 2026 Bisa Masuk Sekolah Kedinasan Poltek Kemenkum
Indonesia
HUT ke-81 RI Jadi Momen Nostalgia, Stacy Wullur Kenang Haru saat Bertugas sebagai Paskibraka 2017
Stacy Wullur, mantan Paskibraka 2017 asal Manado, kembali bernostalgia saat menyaksikan upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI Jadi Momen Nostalgia, Stacy Wullur Kenang Haru saat Bertugas sebagai Paskibraka 2017
Indonesia
Profil Ismi Ulfaida, Anak Buruh Tani Satu-satunya Murid Sekolah Rakyat Tembus Paskibraka Nasional
Ismi Ulfaida, remaja 16 tahun anak buruh tani, resmi menembus panggung nasional sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Profil Ismi Ulfaida, Anak Buruh Tani Satu-satunya Murid Sekolah Rakyat Tembus Paskibraka Nasional
Indonesia
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 dan meminta mereka menjaga disiplin, integritas, serta semangat bela negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Indonesia
Pengukuhan Paskibraka Dilakukan Pada 15 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan
Para calon Paskibraka dijadwalkan bergeser ke Jakarta pada 11 Agustus. Selanjutnya, mereka menjalani rangkaian gladi yang meliputi gladi kader, gladi kotor, dan gladi bersih di Istana Merdeka.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Pengukuhan Paskibraka Dilakukan Pada 15 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan
Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Indonesia
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Indonesia
Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP
Try Sutrisno memiliki kedekatan dengan Megawati karena keduanya bersama-sama menjadi Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Megawati Berduka, Kenang Momen Kedekatan Bersama Try Sutrisno di BPIP
Indonesia
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala kondisi korban. DVI Polda Sulsel prioritaskan ketepatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Bagikan