KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Ilustrasi korban tenggelam. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah mengalami mati mesin di tengah pelayaran. Hingga Kamis (16/7), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 penumpang yang dilaporkan belum ditemukan.

Basarnas: Jumlah Penumpang Capai 70 Orang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan jumlah penumpang KLM Nurul Salsa sempat mengalami perbedaan data.

Laporan awal menyebutkan kapal mengangkut 50 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi bersama pihak terkait, jumlah penumpang yang berada di atas kapal diketahui mencapai 70 orang.

Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan,

Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.

Kapal Berangkat dari Pulau Jampea Menuju Benteng Selayar

Arif menjelaskan, KLM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA.

Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut (nautical mile/NM) dari Pelabuhan Benteng Selayar.

"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," beber Arif.

Baca juga:

Kapal Sembako Tenggelam di Lombok, DPR Suruh Basarnas Libatkan BMKG Bantu Evakuasi

Puluhan Penumpang Berhasil Diselamatkan

Dalam operasi penyelamatan, KM Harapan Kita berhasil menemukan dan mengevakuasi 41 orang.

Sementara itu, enam penumpang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum dievakuasi menuju Pulau Polassi.

Tim SAR gabungan hingga kini masih melanjutkan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan.

Basarnas menegaskan data korban masih bersifat dinamis karena proses pencocokan identitas dengan laporan dari keluarga penumpang masih berlangsung.

"Data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam KM Nurul Salsa tersebut," pungkasnya. (Asp)

#Kapal Tenggelam #Sulawesi Selatan #Basarnas #Makassar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Esau Sidemo, nelayan asal Maluku Utara, bertahan hidup 26 hari di Samudra Pasifik hanya dengan air hujan, ikan, dan burung.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Indonesia
Kepala Basarnas Pantau Langsung Pencarian Korban Gempa Flores
Helikopter Basarnas juga telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi medis udara secara cepat apabila diperlukan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Kepala Basarnas Pantau Langsung Pencarian Korban Gempa Flores
Indonesia
Bahaya Erupsi Anak Krakatau Bukan Kaleng-Kaleng, Warga Dilatih Biar Selamat
Gunung Anak Krakatau mengalami 19 kali erupsi Juni–Juli 2026 dengan status Level III.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Bahaya Erupsi Anak Krakatau Bukan Kaleng-Kaleng, Warga Dilatih Biar Selamat
Indonesia
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru Sedang Docking, 14 Mobil Damkar Diterjunkan
Kapal SAR Ramawijaya milik Basarnas terbakar saat docking di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru. 14 mobil damkar dan 70 personel dikerahkan, tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru Sedang Docking, 14 Mobil Damkar Diterjunkan
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Bagikan