Headline

Anies Klaim Pergi ke Luar Negeri Bukan Kepentingan Studi Banding

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 16 Agustus 2019
  Anies Klaim Pergi ke Luar Negeri Bukan Kepentingan Studi Banding

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa setiap dirinya berpergian ke luar negeri bukan untuk studi banding. Menurut dia, kunjungannya ke negara luar bertujuan mempromosikan Indonesia ke kancah dunia.

Bahkan kepergiannya ke luar negeri untuk memaparkan kemajuan-kemajuan Indonesia, dan tentunya hal itu dapat menarik wisatawan datang ke tanah air.

Baca Juga: Pemprov DKI Beri Sanksi Teguran PNS Tak Ikut Upacara Kemerdekaan di Pulau Reklamasi

Hal itu ditegaskan Anies ketika ditanya mengenai sindiran Jokowi mengenai jajaran eksekutif yang harus kurangi kegiatan itu.

Anies bantah keluar negeri untuk studi banding
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

"Karena kalau saya pergi gak pernah tidak studi banding. Saya justru kesana mempromosikan indonesia, mengkampanyekan Indonesia," kat Anies di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (16/8).

Anies menuturkan, bila kepergiannya selama ini ke luar negeri untuk menghadiri pertemuan forum negara-negara yang biasanya dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Anies Terbitkan Ingub Upacara Kemerdekaan RI di Pulau D Reklamasi

"Pertemuan seperti yang saya hadiri seperti U20 itu bagian dari G20. Pertemuan G20 juga dilakukan presiden. U20 bagian dari G20 dan itu baik-baik saja, dan kalau saya sampaikan kita memang kalau ke dunia internasional itu jangan studi banding," jelas Anies.

Ia pun mencontohkan eberhasilannya menghadiri pertemuan-pertemuan di luar negeri, misalnya ke Amerika Serikat, dalam kunjungan itu DKI berencana membuat turnamen balap Formula E di Jakarta.(Asp)

Baca Juga: Anak Buah Anies Minta Disiapkan 75 Bus Transjakarta Saat HUT RI, Untuk Apa?

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Presiden Jokowi #Kunjungan Kerja
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Masuknya investasi senilai sekitar Rp 2.430 triliun berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Indonesia
Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Didampingi Rosan Roeslani hingga Seskab Teddy
Prabowo salat berjemaah bersama warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora yang berada di Prancis
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Didampingi Rosan Roeslani hingga Seskab Teddy
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mendatangi Pulau Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5) setelah kunjungan kerja KTT ASEAN di Cebu, Filipina.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Gubernur Pramono Kunker ke Luar Negeri selama Seminggu, Bahas Agenda Strategis
Bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat diplomasi kota (city diplomacy) menuju Top 50 Global City pada 2030.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Gubernur Pramono Kunker ke Luar Negeri selama Seminggu, Bahas Agenda Strategis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Bagikan