Anies Janji Bakal Hapus PBB Sekolah Swasta dan Boleh Pakai Tanah Milik Negara

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 22 November 2023
Anies Janji Bakal Hapus PBB Sekolah Swasta dan Boleh Pakai Tanah Milik Negara

Anies Baswedan. (kiri). (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden (Capres) nomor 1 Anies Baswedan janji akan menggratiskan Pajak Bumi Bangunan (PBB) pada semua sekolah swasta mulai TK/SD/SMP/SMA dan perguruan tinggi di Indonesia.

Ia menilai biaya tanah itu membuat biaya sekolah di swasta menjadi mahal dibandingkan sekolah negeri.

Baca Juga:

Anies Ungkap Proyek IKN akan Timbulkan Ketimpangan Baru

Hal itu diungkapkan Anies dalam dalam Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Edupark Universitas Muhammadiyah (UMS) Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (22/11). Cawapres Muhaimin Iskandar juga hadir satu panggung.


“Kedepan sekolah swasta harus dibebaskan PPB atas tanah mereka atau 0 persen. Karena tanpa ada kampus dan sekolah swasta kita tidak cukup untuk menyekolahkan anak-anak Indonesia,” ujar Anies.


Dikatakannya, hal itu merupakan cara baik negara membalas kebaikan pada sekolah dan kampus swasta. Bahkan, PBB untuk sekolah/kampus semuanya yang sifatnya sosial gratis.


“Termasuk rumah sakit sosial PBB juga 0 persen. Ini investasi swasta yang sudah mendidik menjadikan mereka dokter, tahunya mereka dipindah negara,” katanya.


Seharusnya negara, lanjut dia, berinvestasi ke swasta supaya lebih baik. Dia pun akan merubah cara pandang tersebut.

Baca Juga:

Eliminasi Anies-Cak Imin, Partai Buruh Arahkan Dukungan ke Prabowo atau Ganjar

“Banyak sekolah perguruan swasta mahal karena merek harus mengakuisisi tanah, harus beli tanah, dan tanah jadi komponen mahal sekolah swasta yang membuat biaya paling mahal pendidikan swasta adalah komponen adalah tanah,” papar dia.


Dia menyebut kedepan tanah negara bisa dimanfaatkan swasta selama buat pendidikan, kesehatan dan kegiatan sosial. Kenapa itu dilakukan, karena Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sudah mendidik sejak negeri ini belum ada


“Kenapa sesudah ada, negara justru berbalik. Kita (pemerintah) ini pelit buat rakyat sendiri, pada swasta. Mereka mendidik anak-anak kita (Indonesia), bukan mendidik anak asing. Mereka mendirikan negara kita sendiri tidak usah bedakan swasta dan negeri,” tegas Anies disambut riuh ribuan peserta dialog.


Dia menambahkan jika tanah dipakai buat swasta tidak hilang. Kalau dipakai investor asing malah bisa hilang.


“Bayangkan jika sekolah tidak dibebani biaya tanah sejak awal, maka SPP pendidikan swasta yang dirasakan keluarga Indonesia bisa hilang. Kurangi beban keluarga Indonesia,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Anies Ingin Hadirkan Pemerataan Ekonomi

#Anies Baswedan #Sekolah Swasta #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan