Aceh Minta Bantuan UNDP & UNICEF, Begini Respons Perwakilan PBB di RI
Kondisi Aceh pasca-bencana banjir dan tanah longsor. Foto: dok BNPB
MerahPutih.com - Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia telah merespons surat resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh terkait permintaan dukungan penanganan pasca bencana banjir dan longsor.
Dalam rilis resminya, Pusat Informasi PBB di Indonesia (UNIC) menegaskan komitmen PBB untuk tetap aktif mendampingi pemerintah Indonesia dalam respons darurat di daerah terdampak.
“PBB siap untuk memperkuat dukungan tersebut melalui kerja sama yang erat dengan pemerintah,” tulis UNIC, dalam pernyataan tertulis mereka dikutip Rabu (17/12).
Baca juga:
Mualem Bantah Minta Bantuan Luar Negeri, Tapi ke UNDP dan UNICEF yang Aktif di Aceh
UNIC menambahkan PBB telah memberikan dukungan teknis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sesuai mandat masing-masing badan PBB, baik di tingkat daerah maupun nasional melalui kementerian terkait.
Tanggapan UNDP dan UNICEF
United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia membenarkan telah menerima surat resmi dari Pemerintah Aceh. Saat ini UNDP sedang mengkaji bentuk dukungan terbaik yang dapat diberikan kepada tim penanggulangan bencana nasional dan masyarakat terdampak, sesuai mandat pemulihan dini.
Sementara itu, United Nations Children’s Fund (UNICEF) Indonesia juga menegaskan telah menerima surat serupa. UNICEF menyatakan tengah menelaah bidang dukungan yang dibutuhkan melalui koordinasi dengan otoritas terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas.
Baca juga:
Pemprov Aceh Minta Bantuan UNDP dan UNICEF, Mendagri: Kami Pelajari
UNICEF juga menyampaikan simpati kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung respons pemerintah melalui koordinasi berkelanjutan.
“Tim UNICEF di Kantor Lapangan Aceh saat ini telah berada di lapangan dan diperkuat dengan tambahan keahlian teknis, khususnya dalam aspek perlindungan dan kesejahteraan anak,” tulis UNICEF. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
10 Ribu Mahasiswa Dikerahkan Pulihkan Dampak Banjir Sumatera, Terbanyak ke Aceh Tamiang
Ramadan di Depan Mata, PU Percepat Pemulihan Air Bersih Masjid di Sumatera
40 Tenaga Kerja Lokal Dikerahkan Buat Pulihkan Sumatera dari Dampak Bencana
PAM Jaya dan MADAS Nusantara Kolaborasi Sedekah 1 Juta Al-Qur’an untuk Korban Banjir Sumatra
Satgas PKH Pastikan Usut Semua Perusahaan Berkontribusi ke Bencana Banjir Sumatera
Bansos Rp 600 Ribu Daerah Bencana Sumatera Cair Februari, Pas Bulan Ramadan
Rehabilitasi dan Rekonstruksinya Dampak Bencana di Sumatera Butuh Dana Rp 24,55 Triliun di 2026
Perparah Bencana di Sumatera Utara, 6 Perusahaan Digugat KLH
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab