Anies Heran Kenapa Bekasi dan Depok Ingin Gabung DKI Jika Ada Bogor Raya

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 22 Agustus 2019
Anies Heran Kenapa Bekasi dan Depok Ingin Gabung DKI Jika Ada Bogor Raya

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku heran ketika Wali Kota Bekasi dan Depok lebih cenderung memilih Provinsi DKI Jakarta dibandingkan Bogor, bila Bogor Raya sudah terbentuk.

"Baiknya gimana yah? Kenapa pada ingin gabung? Kita maju bersama yah kita?," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Baca Juga: Kata Ridwan Kamil soal Wacana Provinsi Bogor Raya dan Pemekaran Daerah

Meski demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini akan mematuhi apapun peraturan dari pemerintah pusat nantinya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

"Tentang status tata pemerintahannya, itu prosesnya di pemerintah pusat. Jadi bukan pendapat DKI. Ini adalah keputusan di pemerintah pusat, bagi saya, saya akan melihatnya secara konstitusional," tuturnya.

Disamping itu, orang nomor satu di Jakarta itu juga tak melarang mengenai usulan pemindahan Kota Bekasi dan Depok ke DKI, ataupun menganjurkannya. Anies pun tidak bisa mengutarakan pendapatnya lebih jauh mengenai usulan tersebut.

"Bagi kami tidak perlu beropini, karena itu keputusannya bukan wewenang DKI, itu wewenangnya pusat. Tapi kalau sebagai proses, silakan saja. Saya tidak bisa menganjurkan, saya juga tidak bisa melarang," tutupnya.

Baca Juga: Bupati Ade Ogah Wilayahnya Dicaplok buat Provinsi Bogor Raya

Sebelumnya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya lebih memilih bergabung ke Provinsi DKI Jakarta ketimbang masuk dalam Provinsi Bogor Raya. Menurutnya Kota Bekasi lebih cocok bergabung ke Jakarta karena kemiripan Kultur dan Budaya.

Kemudian, Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad sendiri cenderung memilih bergabung ke Jakarta ketimbang Bogor, bila telah terbentuk Bogor Raya.

"Iya kalau saya milih, misal dari sisi mana, kalau Anda nanya sisi bahasa, saya lebihmilih bahasa Jakarta karena saya nggak ngerti bahasa Sunda. Misal kemarin upacara ultah Jabar, agenda petuah sesepuh Jabar itu pakai bahasa Sunda, saya nggak paham. Kalau bahasa ke Jakarta," kata Idris kepada wartawan di Depok, Selasa (20/8). (Asp)

Baca Juga: Anies Siap Terima Kota Bekasi Jika Pilih Gabung ke DKI Jakarta

#Anies Baswedan #Bekasi #Depok
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Pihak kepolisian memastikan bahwa setelah dilakukan penyisiran di lapangan, ancaman bom tersebut tidak terbukti
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi, Bawa Toyota Land Cruiser
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh dalam tahun 2025, dan menangkap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi, Bawa Toyota Land Cruiser
Indonesia
KPK Beberkan Alasan Penyegelan Rumah Kajari Kabupaten Bekasi
Supaya tidak ada yang berubah, tidak ada yang memindahkan barang atau apa pun yang ada di ruangan tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
KPK Beberkan Alasan Penyegelan Rumah Kajari Kabupaten Bekasi
Indonesia
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara
Penyegelan dilakukan tiga penyidik KPK terhadap dua akses pintu ruang kerja bupati. Aksi tersebut berlangsung singkat dan disaksikan petugas keamanan setempat.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara
Indonesia
Rapor Merah KPK untuk Pemkab Bekasi, Alarm Keras Transaksional Jabatan
KPK memandang skor rendah ini sebagai sinyal serius bahwa upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Bekasi belum optimal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Rapor Merah KPK untuk Pemkab Bekasi, Alarm Keras Transaksional Jabatan
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan