Anggaran Dipangkas Jadi Rp 268 Triliun, Ini Strategi Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Anggaran Dipangkas Jadi Rp 268 Triliun, Ini Strategi Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN

Kepala BGN Nanik S Deyang. (Foto: dok. BGN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan pihaknya telah melakukan konsolidasi internal setelah terjadi pergantian pimpinan tertinggi di lembaga yang menjadi pengelola utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi penyesuaian anggaran sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan secara efektif.

Menurut Nanik, BGN telah menyiapkan sejumlah rencana kerja yang berfokus pada efisiensi penggunaan anggaran.

Saat ini, anggaran BGN tercatat menjadi Rp 268 triliun dari sebelumnya Rp 335 triliun.

Empat Langkah Efisiensi yang Disiapkan BGN

Nanik menjelaskan dalam konferensi pers di kantor BGN, Kamis (4/6), terdapat empat langkah utama yang akan dijalankan dalam rangka efisiensi anggaran program MBG.

Dalam rangka efisiensi anggaran, maka hal yang kami lakukan adalah pertama, refocusing penerima manfaat,

Kepala BGN, Nanik S. Deyang.

Langkah pertama adalah melakukan refocusing atau penyesuaian kelompok penerima manfaat program.

Kedua, BGN akan memberlakukan moratorium pembangunan titik-titik baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Langkah ketiga adalah melakukan pembenahan terhadap dapur-dapur MBG yang telah berdiri dan beroperasi agar sesuai standar dalam menghasilkan makanan berkualitas.

Perbaikan tersebut mencakup peningkatan sarana pendukung hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM).

Baca juga:

Bukan Cuma Geledah Rumah Tersangka dan Kantor BGN, Kejagung Sasar Vendor MBG

Program MBG di Daerah 3T Akan Gunakan Skema Alternatif

Langkah keempat yang disiapkan BGN adalah merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui beberapa alternatif skema pelaksanaan.

Menurut Nanik, pendekatan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program tetap berjalan tanpa memberikan beban berlebih terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan skema yang lebih fleksibel, pemerintah berharap layanan pemenuhan gizi tetap dapat menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis dan infrastruktur.

Baca juga:

Nanik S Deyang, Eks Wartawan yang Dipercaya Presiden Prabowo Nakhodai Program MBG

Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga memperkenalkan dua Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono.

Terkait status Trenggono, Nanik menegaskan bahwa yang bersangkutan saat ini tengah menjalani proses pengunduran diri dari dinas militer aktif.

“Sebelum ditanyakan soal TNI aktif, proses pengunduran diri beliau sudah berjalan dan saat ini masih dalam proses penyelesaian,” kata Nanik.

Sebelum bergabung dengan BGN, Trenggono diketahui menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas. (Knu)

#Badan Gizi Nasional #Nanik Sudaryati Deyang #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Komisi IX DPR meminta BGN melakukan investigasi kasus keracunan MBG. Sebab, kasus tersebut melonjak.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Bagikan