Andi Arief Diciduk Polisi, Gus Sholeh: Itu Karma dari Allah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 04 Maret 2019
Andi Arief Diciduk Polisi, Gus Sholeh: Itu Karma dari Allah

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief saat ditangkap polisi karena pakai narkoba. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief lantaran mengkonsumsi narkoba mulai banyak diperbincangkan publik. Salah satunya adalah Gus Sholeh Marzuki, Ketua Forum Komunikasi Ulama.

Sholeh mengungkapkan bahwa penangkapan yang dilakukan pada Minggu (3/3) di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat tersebut bukan hanya hukuman dari polisi saja, namun juga hukuman dari Allah.

"Bukan Polisi saja yang menghukumnya, tapi itu adalah kuasa Allah," kata Gus Sholeh, dalam acara diskusi di D' Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, (4/3).

Andi Arif, kata Sholeh, selalu melakukan penyebaran hoax dengan mengetweet bahwa adanya tujuh kontainer surat suara yang telah tercoblos yang dikirim dari China di Pelabuhan Tanjung Priuk beberapa waktu lalu.

Bahkan, ia juga menyebut surat suara yang tercoblos menguntungkan Paslon Capres-Cawapres nomor urut 01. Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sholeh melanjutkan, Pak Jokowi adalah orang yang ikhlas dan bekerja untuk perubahan bangsa Indonesia. Kalau ada yang macam-macam sama Pak Jokowi, bukan polisi saja yang nenghukum, tapi Allah Yang Maha Kuasa juga akan menghukum.

"Allah yang sayang kepada Indonesia akan menghukum. Bisa jadi itu," terangnya.

Sebagai informasi, polisi menangkap Wakil Sekretaris Jenderal partai Demokrat, Andi Arif lantaran menggunakan narkoba pada Minggu, (3/3) kemarin. Hingga kini, Andi Arif tengah diperiksa polisi, lantaran kasus yang menjeratkan dirinya saat ini. (gms)

Baca Juga: Positif Gunakan Narkoba, Polri: Andi Arief Kemungkinan Direhabilitasi

#Partai Demokrat #Narkoba #Kasus Narkoba #Gus Sholah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Diserang Senjata Tajam Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba, Jenazah Ditemukan di Sungai Katingan
Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dan tim tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Polisi Diserang Senjata Tajam Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba, Jenazah Ditemukan di Sungai Katingan
Indonesia
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan gugur setelah hilang saat operasi narkoba di Katingan. Bareskrim Polri memastikan pengejaran terhadap pelaku penyerangan terus dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Indonesia
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Dua anggota Polres Katingan hilang saat operasi penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Diduga hanyut di Sungai Katingan, tim gabungan Ditpolairud, Brimob, dan Basarnas masih melakukan pencarian intensif.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Indonesia
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Yudhi yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di Katingan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Indonesia
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman kejahatan narkotika transnasional.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Indonesia
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Operasi penggerebekan bandar narkoba di Katingan ricuh. Seorang polisi gugur, dua hilang, dan satu keluarga pelaku tewas. Polisi kerahkan 50 personel tambahan untuk pengamanan.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, bahwa pihaknya sudah membongkar kasus narkoba senilai Rp 10,4 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Indonesia
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Pelaku mengatakan menjalankan aksinya demi memperoleh imbalan uang dari jaringan yang mengendalikannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Indonesia
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Narkotika diserahkan dengan cara sheep to sheep dan ciri-ciri kapal tersebut kapal besi besar berwarna cokelat tanpa bendera.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Bagikan