Merahputih.com - Polda Metro Jaya meminta pengelola dan pengurus tempat ibadah untuk menambah kamera CCTV. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan kejahatan di tempat ibadah seperti yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar.
"Kami minta pengurus dan pengelola tempat ibadah untuk menambah CCTV dan kita akan koordinasi (menambah CCTV)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (31/3).
Baca Juga:
Komisi III Minta LPSK Segera Datangi Saksi dan Korban Teror Gereja Makasar
Yusri juga mengimbau pengelola dan pengurus tempat ibadah untuk mengecek CCTV yang ada di lokasi-lokasi tempat ibadah untuk mempermudah mendeteksi pelaku kejahatan. Termasuk mempermudah pihak kepolisian dalam penyelidikan bila adanya tindak kejahatan.
"Peningkatan kewaspadaan ini tidak hanya dilakukan di tempat ibadah tetapi semua tempat, termasuk pengamanan mako kita akan tingkatkan," lanjutnya.
Terkait dengan semakin dekatnya perayaan Paskah bagi umat Kristiani, Yusri menyatakan akan memperketat pengawasan dan penjagaan gereja-gereja yang ada di Jakarta yang akan menyelenggarakan Misa Paskah.
"Pasti akan kita perketat penggunaannya dengan menyiagakan petugas, dibantu am internal gereja atau tempat ibadah melalui giat memberikan motivasi dan arahan untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.
Baca Juga:
Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid
Aparat TNI dan Polri menjamin suasana ibadah Paskah di DKI Jakarta tetap aman, tertib dan kondusif.
"Umat Katolik khususnya dan masyarakat pada umumnya tidak perlu merasa takut. Kehadiran aparat TNI-Polri dalam pengamanan kegiatan ibadah di Trihari Suci akan menjamin suasana yang aman, tertib dan kondusif," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo. (Knu)