Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja

Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Gugun Gumilar saat menggelar dialog mediasi di Gereja GKPI Mauk Sepatan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Foto: Kemenag

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil mediasi sementara insiden pembubaran ibadah di Gereja GKPI Mauk Sepatan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (20/9) kemarin, yang videonya viral di publik membawa dua hasil.

Hasil pertama, berdasarkan hasil musyawarah lokasi kegiatan ibadah di Gereja untuk sementara tidak digunakan dan dalam kondisi terkunci hingga seluruh proses mediasi selesai.

Kedua, warga yang menuntut pembubaran ibadah dilarang berkumpul di sekitar lokasi Gereja guna mencegah munculnya provokasi maupun potensi gesekan lebih jauh.

Kunci Gembok Gereja Dipegang Penatua GKPI Mauk Raje

Meski tidak bisa menggelar ibadah sementara, kunci gembok bangunan telah dipegang pihak gereja. Dalam video viral yang beredar sebelumnya, massa sempat menggembok paksa bangunan gereja

Kepada media, Penatua GKPI Mauk Rajeg, Surya Sarjono Lumban Gaol, menegaskan akses bangunan saat ini sepenuhnya berada di bawah kendali pengurus gereja.

Kita yang gembok. Bangunan ditutup sementara menunggu keputusan dan kebijakan selanjutnya dari Pak Bupati,

Penatua GKPI Rajeg, Surya Sarjono Lumban Gaol

Kedua Pihak Sepakat Tidak Memperpanjang Masalah

Kepada media, Senin (21/9), Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan negara tetap menjamin hak setiap warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan.

"Yang paling utama adalah menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat," kata Kapolres

Menurut dia, kepolisian menggunakan pendekatan persuasif dalam proses mediasi. Untuk itu, Kapolres mengajak seluruh warga dan umat gereja untuk menjaga ketenangan hingga selesainya seluruh proses mediasi

Berdasarkan hasil musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang permasalahan,

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

(*)

#Kebebasan Beribadah #Gereja #Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Serangan ini juga menyasar komunitas Kristen dan tatanan nasional Yordania yang selama ini menyatukan umat Muslim dan Kristen dalam semangat persatuan dan persaudaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Dunia
Nahas, Pastor Paroki Patricio Alfredo Sanchez di Ekuador Meninggal Tertimpa Salib
Pastor paroki Patricio Alfredo Sanchez tertimpa salib besar saat pemberkatan misa. Momen nahas ini terjadi pada 17 Oktober 2026 malam.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Nahas, Pastor Paroki Patricio Alfredo Sanchez di Ekuador Meninggal Tertimpa Salib
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Pengurus GKPI Mauk Sepatan tegaskan kunci gembok gereja dipegang pihak penatua sampai semua proses mediasi selesai.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Indonesia
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Mediasi pembubaran ibadah GKPI Mauk Sepatan Tangerang sepakati penutupan sementara tempat ibadah dan pembawa golok resmi meminta maaf terbuka.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Indonesia
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Pria bernama Aji yang viral membawa golok saat mengancam jemaat GKPI Mauk Sepatan Tangerang resmi meminta maaf saat mediasi
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Video viral warga bawa senjata tajam geruduk ibadah GKPI di Rajeg Tangerang bikin geger! Simak tindakan tegas Polresta Tangerang dan langkah Kemenag di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Indonesia
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kota Tangerang sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Indonesia
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Pemkab Tangerang mewajibkan TK hingga SMP melaksanakan PJJ 7–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau. SMA tetap masuk normal.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Bagikan