Headline

Anak Zulhas Kaget Tak Ada Kerjaan Jadi Anggota DPRD DKI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 September 2019
Anak Zulhas Kaget Tak Ada Kerjaan Jadi Anggota DPRD DKI

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN yang juga anak Zulkifli Hasan, Zita Anjani (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satu minggu resmi menjabat sebagau Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani mengaku kaget. Ia mengira akan langsung bekerja setelah dikukuhkan jadi Wakil Rakyat Jakarta. Namun, faktanya, tidak seperti yang di bayangankan.

Saat ini anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih tengah melakukan pembahasan penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD DKI masa jabatan 2019-2024. Namun Anak ketua MPR Zulkifli Hasan itu tak masuk dalam penyusunan. Pasalnya, Fraksi PAN mempercayai Bambang Kusumanto sebagai tim percepatan Tatib DPRD DKI.

Baca Juga:

Amankan Jatah Wagub DKI, PKS Berharap ke Politikus PDIP

"Saya expect-nya langsung kerja, ternyata enggak. Jujur saja ya," ujar Zita saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (2/9).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN yang juga anak Zulkifli Hasan, Zita Anjani (MP/Asropih)

Tatib DPRD tersebut akan mengesahkan mengenai pimpinan definitif, pengesahan tatib, pengumuman ketua dari setiap fraksi, dan penetapan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD).

"Ekspektasi saya hari pertama kerja langsung ternyata enggak. Kita bahas tatib dulu. Mungkin memang itu budayanya kali ya, tatibnya disah kan dulu, ya make sense juga sih, kalau tatib enggak disahkan gimana kita mau tahu ya," jelas dia.

Baca Juga:

Soal Wagub DKI, PKS: Tolonglah Gerindra Hormati Kita

Bila tatib itu sudah rampung, pihaknya bakal membentuk tim kerja. Tim yang dibentuk itu nantinya menjabarkan pekerjaan-pekerjaan apa saja yang akan dilakukan.

"Maka kita bikin tim kerja PAN komposisinya delapan orang. Jadi ada tim asistensi ada juga tim ahli. Kita akan seleksi terbuka di sini. Jadi dia akan presentasi kan ada bagian-bagiannya, ada humas research gitu kan," tutup Zita. (Asp)

#Partai Amanat Nasional #Zulkifli Hasan #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Tiket masuk Ancol kini diusulkan gratis. DPRD DKI Jakarta pun buka suara perihal usulan tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
KPK tetapkan Dirut PT CMC Eko Yusanto & politikus PAN B. Daditama sebagai tersangka baru suap Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari. Simak perannya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Bagikan