Anak Kos, Bantu Rawat Bumi dengan 5 Cara Mudah ini

P Suryo RP Suryo R - Senin, 13 Januari 2020
Anak Kos, Bantu Rawat Bumi dengan 5 Cara Mudah ini

Anak kos bisa kok ikut melestarikan Bumi. (Foto: Pexels/Helena Lopes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTINYA Bumi semakin hari terasa semakin panas. Suhu kamar tidur juga terasa panas meskipun sudah berusaha disingkirkan dengan kipas angin atau penyejuk udara. Ada banyak cara di luar sana yang bisa kita lakukan untuk membantu merawat Bumi, meskipun kamu hanya anak kost. Hanya saja terkadang kita malas untuk melakukan gerakan untuk melestarikan Bumi karena jarak, waktu, dan anggapan terlalu sulit.

Kamu enggak perlu khawatir! Meskipun tinggal di kos-kosan, kamu masih bisa membantu merawat bumi dengan lima hal ini. Simak, ya!

Baca Juga:

Empat Langkah Kekinian Berkontribusi Kurangi Sampah Plastik


1. Gunakan air secukupnya

rawat bumi dengan pakai air secukupnya
Pakailah air dengan bijak. (Foto: Pexels/Skitterphoto)

Salah satu kegiatan paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan air secukupnya. Meskipun bayaran kosmu sudah termasuk air, tetap saja tidak ada salahnya untuk bijak menggunakan air. Contohnya, ketika kamu sedang keramas dan menggosok kepalamu, matikan shower atau keran air. Satu orang berbuat ini maka akan sangat membantu menjaga ketersediaan air bersih. Tapi ini bukan alasan buat kamu untuk enggak mandi!


2. Listrik di kamar

bijak menggunakan listrik
Bijak menggunakan listrik dapat membentu merawat Bumi. (Foto: Pexels/Ahmed Aqtai)

Kebiasaan ini seringkali dianggap remeh dan dilupakan sebagian anak kos. Mereka menganggap remeh karena listrik tidak termasuk paket saat membayar kos-kosan. Biarpun begitu, yuk tetap matikan listrik saat kita tidak berada di kamar. Seperti lampu, AC, dan berbagai jenis colokan. Jika saat malam hari kamu ingin menggunakan lampu tidur, gunakanlah lampu yang memiliki daya kecil. Selain itu, hindari mengisi daya gawai saat kamu tidur ya. Selain menghemat listrik, itu juga bahaya loh!


3. Hindari penggunaan plastik

barang plastik
Jangan memakai barang-barang yang terbuat dari plastik. (Foto: Pexels/Alexander Kim)

Nah, ini ditujukan bagi kamu yang sering belanja menggunakan kantong plastik. Nah mula dari sekarang, yuk tinggalkan kebiasan buruk ini. Ketika ingin belanja atau membawa sesuatu, kamu bisa menggunakan tote bag. Menggunakan tote bag merupakan salah satu cara sederhana untuk merawat bumi. Jadi, jangan malu ya!

Baca Juga:

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Bahkan saat Pergi Melancong

4. Daur ulang sampah

daur ulang sampah
Buatlah limbah menjadi sesuatu yang berguna. (Foto Pixabay/stux)

Di kamarmu banyak tumpukan botol plastik yang sudah tidak dipakai? Jangan dibuang! Kamu bisa menggunakan sampah tersebut sebagai salah satu karya yang bisa digunakan. Jika diolah dengan baik bisa memiliki nilai seni yang tinggi, loh! Kamu bisa memanfaatkan sampah botol plastik tersebut menjadi kotak pensil, tempat tanaman, atau kegunaan lain yang baik bagi lingkungan.


5. Gunakan barang ramah lingkungan

barang ramah lingkungan
Pakailah barang yang ramah lingkungan. (Foto: Unsplash/Eiliv-Sonas Aceron)

Langkah yang satu ini sudah mulai banyak diterapkan. Mulai dari sekarang, hindari barang-barang yang bisa mencemari lingkungan. Seperti yang paling mudah adalah penggunaan sedotan plastik. Untuk menguranginya, kamu bisa membeli sedotan stainless untuk menyantap minuman. Dijamin, akan semakin elegan deh! (And)

Baca Juga:

Seberapa Lama Sih Sampah-Sampah Ini Bisa Terurai?

#Sampah #Selamat Pagi Januari #Limbah
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Dunia
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Banyak korban diyakini merupakan pekerja di TPA tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
 TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Indonesia
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Penutupan TPS Rusunawa PIK 2 dilakukan untuk mengatasi bau sampah yang sangat menyengat
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Indonesia
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin (5/1)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Indonesia
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
Pemerintah akan memulai pembangunan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di 34 kabupaten/kota pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
Indonesia
DLH DKI Turunkan Truk Destroyer dan Ribuan Petugas Demi Jakarta Bersih Sebelum Matahari Terbit
Asep Kuswanto menjelaskan bahwa awalnya pihaknya hanya menyiagakan 3.445 personel
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
DLH DKI Turunkan Truk Destroyer dan Ribuan Petugas Demi Jakarta Bersih Sebelum Matahari Terbit
Indonesia
Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan
Berbagai langkah solusi dan bantuan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah dilakukan untuk menangani masalah sampah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan
Indonesia
Pengemudi Truk Sampah Meninggal Akibat Kelelahan, Pemprov DKI Evaluasi Jam Kerja
Pemprov DKI juga sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengangkutan sampah, termasuk penataan ulang jadwal angkut dan pengurangan antrean truk di TPST Bantargebang
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pengemudi Truk Sampah Meninggal Akibat Kelelahan, Pemprov DKI Evaluasi Jam Kerja
Indonesia
Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang
Dinas LH DKI mengajak warga mendukung RDF Rorotan untuk mengurangi beban TPST Bantargebang dan memperbaiki sistem pengelolaan sampah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang
Bagikan