Parenting

Anak Harus Siap Hadapi Kenormalan Baru, ini Tips dari Kak Seto

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 26 Juni 2020
Anak Harus Siap Hadapi Kenormalan Baru, ini Tips dari Kak Seto

Kak Seto memberikan tips menghadapi kenormalan baru untuk anak-anak (Foto: Mp/Arie Prijono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM menghadapi fase kenormalan baru tentu bukan perkara mudah, terlebih bagi para anak-anak. Karena semasa pandemi virus corona, aktivitas anak-anak kian terbatas.

Dari mulai sekolah online dari rumah, hingga tak bisa berkumpul bermain bersama teman-teman. Anak-anak terpaksa harus tetap dirumah saja demi terhindar dari virus COVID-19.

Baca Juga:

Berdamai dengan COVID-19, ini Petunjuk Penerapan New Normal dari Badan POM

Namun pada fase kenormalan baru situasi perlahan kembali normal. Sejumlah aktivitas selain dirumah saja mulai bisa dilakukan, tapi harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Meski Pemerintah belum memastikan kapan sekolah berjalan normal tatap muka seperti biasanya, namun para orang tua sudah sepatutnya dari jauh-jauh hari mengajarkan anak untuk tetap menjaga kesehatan.

Agar disaat kondisi sudah mulai membaik nanti, para anak-anak sudah bisa beradaptasi saat kembali bersekolah tatap muka nanti.

Terkait hal itu ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menegaskan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang tua pada sang anak.

"Orangtua harus melatih kebiasaan kebiasaan baru, untuk selalu pake masker untuk jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan cara yang benar, terus menjaga kesehatan dengan tetap belajar, tetap bergerak, tetap berolahraga dan sebagainya tetapi dengan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh anak" tutur pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut pada merahputih.com.

Kak Seto menjelaskan jika anak-anak harus dibiasakan untuk mematuhi protokol kesehatan dimanapun dia berada (Foto: Mp/Arie Prijono)

Baca Juga:

Mal di Jakarta Kembali Dibuka, Ini Tips Supaya Kamu Tetap Aman Berbelanja

Selain membiasakan anak mematuhi protokol kesehatan dimanapun dia berada, Kak Seto menjelaskan ada hal yang tak kalah pentingnya. Yakni membangun komunikasi yang baik dengan anak.

Bagi Kak Seto, menjalin komunikasi yang efektif dengan anak dirumah penting dilakukan. Biasakanlah dialog atau rapat keluarga, seperti halnya membahas soal kebiasaan baru.

"Penting untuk membangun komunikasi dan membiasakan rapat keluarga, khususnya membicarakan kebiasaan baru, tapi jangan dengan cara pemaksaan atau kekerasan, karena bisa menyebabkan anak akan lari dan kontraproduktif" jelas Kak Seto.

Selain mematuhi protokol kesehatan, menjalin komunikasi yang efekti dengan anak sangat penting (foto: instagram @kaksetosahabatanak)

Kak Seto menjelaskan, para orang tua harus mengajarkan kebiasaan baru pada nak dengan cara yang penuh persahabatan. Satu hal yang terpenting ialah membuat anak nyaman dirumah terlebih dahulu.

Terlebih persiapan untuk diperbolehkan masuk sekolah seperti biasa cukup lama, karena itu orang tua harus menghadapinya dengan penuh kasih sayang, kreatif dan bersahabat dengan anak, agar si kecil tidak stress selama dirumah saja.

Jadi sebaiknya para orang tua menciptakan suasana yang layak anak atau ramah anak, demi menuju Indonesia yang layak anak. (Ryn)

Baca Juga:

“The New Normal” Industri Kopi di Tengah Pandemi COVID-19 Menurut Mikael Jasin

#New Normal #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Bagikan