Amerika Bersiap Rebut Pulau Kharg di Iran Utara, Perancis Gelar Misi Gabungan di Selat Hormuz

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Amerika Bersiap Rebut Pulau Kharg di Iran Utara, Perancis Gelar Misi Gabungan di Selat Hormuz

Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi di Timur Tengah sejak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran semakin meningkat, terutama setelah perang ini menyerang infrastruktur minyak.

Bahkan, eskalasi yang terjadi di Iran telah memicu blokade "de facto" atas Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran yang penting bagi pengiriman minyak dan gas LPG dari negara-negara di Teluk Persia ke pasar dunia. Gangguan pelayaran tersebut juga berdampak pada tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan Teluk.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan merebut Pulau Kharg di Iran utara, sebuah langkah yang akan melibatkan penerjunan personel militer AS ke wilayah Iran secara langsung.

Menurut laporan Axios, mengutip sejumlah sumber, Senin, Trump disebut tertarik terhadap rencana merebut sepenuhnya Pulau Kharg karena dapat memberi "pukulan telak" bagi ekonomi Iran dan memutus pendanaan bagi Teheran.

Seorang pejabat Gedung Putih kepada Axios mengatakan Presiden AS itu belum menetapkan keputusan apapun terkait Pulau Kharg.

Namun, kata sumber itu, situasi dapat berubah jika upaya memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz jadi berlarut-larut.

Menurut laporan Axios, langkah tersebut memerlukan pengerahan personel AS ke wilayah Iran, sehingga dikhawatirkan dapat memicu serangan balasan Iran terhadap fasilitas produksi dan instalasi pipa minyak di kawasan Teluk, khususnya di Arab Saudi.

Sementara itu, Perancis bersama sejumlah negara lainnya tengah mengupayakan misi gabungan untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker yang akan melintasi Selat Hormuz, Iran.

Upaya itu dilakukan di tengah eskalasi di Timur Tengah, menurut laporan Financial Times, Minggu (15/3), mengutip diplomat Prancis yang tidak bersedia disebutkan namanya.

"Kami bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker melintasi Selat Hormuz," kata diplomat itu seperti dikutip oleh surat kabar tersebut.

Namun, dia tidak mengungkapkan siapa saja mitra yang dimaksud. Sumber tersebut menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Noel Barrot akan membahas inisiatif itu dengan rekan-rekan mereka di Uni Eropa pada Senin (16/3). (*)

#Perang #Perancis #Selat Hormuz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Bagikan