Alumni 212 Kerahkan Puluhan Ribu Massa untuk Tolak Pengesahan Perppu Ormas
Merahputih.com / Rizki Fitrianto.
MerahPutih.com - Presidium Alumni 212 berencana menggelar aksi massa besar menolak pengesahan Perppu Ormas menjadi UU di depan Gedung DPR RI.
Rencananya aksi tersebut akan digelar Kamis 26 Oktober 2017 mendatang dengan estimasi massa 50 ribu orang.
Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, kelompoknya sedang merangkul berbagai ormas untuk mensukseskan unjuk rasa tersebut.
"Lima puluh ribu massa, kita sedang konsolidasikan," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/10).
Sekadar informasi, Perppu Ormas sedang dibahas DPR dan akan segera disahkan dalam waktu dekat ini.
"Kita akan turun aksi saat paripurna di DPR untuk menolak pengesahannya," pungkas Slamet.
Beredar pemberitahuan aksi demonstrasi berupa famplet di sejumlah titik ibu kota untuk mengikuti aksi 2610.
Dalam pemberitahuan itu, PA 212 mengajak umat untuk bersama-sama mengepung Gedung DPR RI menuntut untuk tidak disahkannya Perppu Ormas menjadi UU. (Fdi)
Baca juga berita terkait aksi menentang supaya tidak disahkannya Perppu Ormas menjadi Undang-undang dalam artikel berikut: Tolak Pengesahan Perppu Ormas, Alumni 212 Akan Geruduk DPR
Bagikan
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Kondisi Nepal Memanas akibat Kerusuhan, Kemlu Jamin 134 WNI Tak Ada yang Jadi Korban
DPRD DKI Awasi Perbaikan Fasilitas Rusak Akibat Kericuhan, Pastikan Tak Melenceng dari Tenggat Waktu
Pelaku Aksi Anarkis Terbukti Pakai Narkoba sebelum Merusuh saat Demonstrasi, Polisi: Untuk Tambah Motivasi dan Hilangkan Rasa Takut
Polisi Tembaki Kampus Unpas - Unisba dengan Gas Air Mata, Ketua Komisi X DPR: Kami Sangat Menyesalkan Terjadinya Aksi Kekerasan
Bagikan Mawar Putih dan Pink untuk Polisi hingga Tentara, Ojol: Kami Tak Mau Diprovokasi Lagi
Bukti Kerusuhan Dilakukan ‘Penumpang Gelap’ saat Demo Buruh dan Mahasiswa, Polda Metro: Datang dan Langsung Menyerang Polisi
Jadikan Direktur Lokataru Foundation sebagai Tersangka, Polisi: Sudah Sesuai SOP
Dari Jilbab Merah Muda hingga Jaket Hijau: Warna Simbol Perlawanan di Jalanan dan Media Sosial