Teknologi

Alugoro, Kapal Selam Terbaru Milik Indonesia

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 29 Januari 2020
Alugoro, Kapal Selam Terbaru Milik Indonesia

Alugoro, kapal selam terbaru Indonesia yang telah diluncurkan sejak 11 April 2019 (Foto: pal.co.id).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEKNOLOGI pertahanan Indonesia semakin mumpuni. PT PAL Indonesia (Persero, Surabaya, berhasil menyelesaikan kapal selam ketiganya dari batch pertama hasil kerjasama dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan.

Kapal selama yang dinamakan KRI Alugoro-405 diluncurkan oleh mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada 11 April 2019 di Dermaga Semarang PT PAL di Surabaya Indonesia. Namun, kapal tersebut baru menarik perhatian ketika Jokowi dan Prabowo berkunjung untuk mengecek kondisi kapal selam tersebut.

Baca Juga:

Coba Gaya Jam Militer, Enggak Kalah ‘Stylish’!

alugoro
Alugoro dilengkapi dengan teknologi modern dan canggih. (Foto: pal.co.id).

Alugoro adalah kapal selam pertama yang dirakit di Indonesia yang diambil dari kisah pewayangan. Alugoro adalah senjata berbentuk gada dengan daya penghancuran hebat yang dimiliki oleh Prabu Baladewa. Tokoh pewayangan Prabu Baladewa adalah dikenal adil, tegas, dan jujur.

Seperti dilansir laman pertahanan Janes, Alugoro pada awalnya diluncurkan dari fasilitas peluncuran kapal selam PT PAL yang dibuat khusus di sepanjang Jalan Letnan Supriadi pada awal Oktober 2018. Namun, lokasi itu ternyata terlalu dangkal karena endapan sedimen.

Kemudian dipindahkan ke perusahaan dok di dermaga Semarang yang berada di Surabaya. Kapal itu dibawa dengan pada bulan Maret 2019. Lokasi ini juga pernah dijadikan PT PAL untuk meluncurkan kapal-kapal angkatan laut yang lebih besar. Seperti kapal Angkatan Laut Filipina, Strategic Sealift Vessels (SSVs).

Pada waktu itu Ryamizard mengatakan, Alugoro dilengkapi dengan teknologi modern dan canggih. Ini menjadikan Indonesia termasuk negara terkuat di kawasan ASEAN dan 10 besar dunia.

Baca Juga:

Seragam Militer akan Seperti Kulit Bunglon

alugoro
Alugoro telah sukses uji coba menyelam dan NDD (Foto: pal.co.id).

Kapal selam yang berjenis diesel-electric dengan tipe 209/1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) ini memiliki panjang keseluruhan 61,3 meter dan total bobot 1460 ton saat di permukaan dan 1596 ton ketika menyelam.

Alugoro mampu menjelajah selama 50 hari dengan kecepatan 21 knot ketika menyelam dan 12 knot di permukaan. Alugoro juga memiliki kapasitas memadai yang dapat menampung 40 kru. Konon usia kapal selam ini bisa mencapai 30 tahun.

Senin pagi, 20 Januari 2020, kapal selam karya anak bangsa ini melaksanakan uji selam di Banyuwangi, jawa timur. Pemilihan tempat ini karena memiliki kedalaman yang memadai yaitu sekitar 800 meter.

Beragam pengujian dilakukan, seperti tightness test, test pump primer 1 dan 2, dan test bilge pump. Test pump primer 1 dan 2 untuk menguji menaik-turunkan kedalaman kapal. Alugoro sukses menyelam sampai kedalaman 251 meter.

Di waktu yang sama, Alugoro juga menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Utara Pulau Bali. NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro. Setelah semua pengujian suskses dilewati, Alugoro direncanakan akan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan untuk digunakan oleh TNI AL pada Desember 2020. (arb)


Baca Juga:

Militer Pengaruhi Dunia Fashion

#Kapal Laut #Kapal Selam #Kapal Perang
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Indonesia
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Tidak hanya kapal, pembangunan Desa/Kampung Nelayan juga terus dikejar pemerintah, dengan ditargetkan 1.386 desa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tiru Iran, Indonesia akan Tarik Pungutan Kapal yang Lintasi Selat Malaka
Indonesia bakal mengenakan tarif untuk kapal asing yang melintasi Selat Malaka. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Tiru Iran, Indonesia akan Tarik Pungutan Kapal yang Lintasi Selat Malaka
Indonesia
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Selain masalah finansial, perbedaan spesifikasi teknis atau interoperabilitas menjadi hambatan serius
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Jalur tersebut merupakan jalur lintas bebas sehingga dipastikan tidak ada pelanggaran terkait dengan hal itu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Indonesia
KRI Canopus-936 Berhasil Tiba di Afrika Selatan, Sukses Lintasi Samudra Atlantik Selatan
Kedatangan KRI CNP-936 di Afrika Selatan disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
KRI Canopus-936 Berhasil Tiba di Afrika Selatan, Sukses Lintasi Samudra Atlantik Selatan
Indonesia
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Komisi VI DPR meminta Pelabuhan Panarukan direvitalisasi. Hal itu demi mendongkrak ekonomi Jawa Timur.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Bagikan