Alasan Anak Perempuan Lebih Dekat dengan Ayah

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 01 Desember 2022
Alasan Anak Perempuan Lebih Dekat dengan Ayah

Ayah selalu ada untuk anak perempuannya. (Pexels/Lgh_9)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONON katanya ayah adalah cinta pertama bagi seorang anak perempuan. Sosok ayah yang selalu digambarkan sebagai pilar rumah tangga memegang peran penuh dalam menjaga dan membimbing anak perempuan hingga ia siap dinikahi oleh pria pilihannya di masa depan.

Anak perempuan akan menjadikan ayahnya sebagai standar dalam memilih pasangan hidup. Itu lah alasan ayah dan anak perempuan memiliki ikatan yang dinilai lebih spesial dibandingkan anak perempuan dengan sang ibu.

Menurut bollywoodshaadis.com, seorang ibu bisa bersikap lebih tegas kepada anak perempuan jika dibandingkan dengan ayah. Coba deh perhatikan lebih lanjut, seorang ayah tak mungkin tega memarahi anak perempuannya dengan nada tinggi.

Ayah akan sangat pasrah mendengarkan keluh kesah gadis kecilnya tanpa komplain dan berusaha memberikan apapun yang diminta oleh anak perempuan meskipun ibu sudah menolak permintaannya. Tak jarang sang ayah akan menangis lebih kencang saat menyaksikan anak perempuannya menikah.

Baca Juga:

Peran Ayah Saat Ibu ‘MengASIhi’ Bayi

ayah
Anak perempuan biasanya lebih dekat dengan ayahnya. (Pixabay/StockSnap)

Cinta pertama

Ayah adalah sosok laki-laki pertama yang hadir di dalam hidup anak perempuan. Ia menjadi contoh bagaimana seorang laki-laki harus bersikap kepada perempuan melalui sikapnya kepada sang ibu.

Anak perempuan akan selalu mengingat bagaimana ayah memperlakukan ibu di rumah. Mulai dari nada bicara, panggilan sayang, dan perhatian-perhatian kecil yang diberikan oleh ayah kepada ibu akan tertanam kuat di dalam ingatan anak perempuan.

Anak perempuan akan berpikir bahwa sosok yang akan menjadi suaminya kelak harus seperti ayahnya.

Dilindungi

Perempuan pada dasarnya memang senang dengan perasaan 'dilindungi' oleh orang lain terutama oleh lawan jenis. Ayah yang menjadi pelindung utama memiliki tempat tersendiri di dalam hati anak perempuan sehingga menjadikan ia lebih dekat kepada ayah dibandingkan ibu.

Meskipun baik ayah dan ibu sama-sama memberikan cinta, perhatian, dan perlindungan yang setara, anak perempuan tetap akan memandang sang ayah pelindung utama di dalam keluarga.

Baca Juga:

Alasan Ayah Milenial Cinta Keluarga dan Jago Cari Cuan

ayah
Ayah membimbing anak perempuan hingga ia siap dinikahi oleh pria pilihannya di masa depan. (Pexels/Pawel L)

Detil

Berbeda dengan ibu yang terbiasa memerhatikan seluruh aspek rumah tangga termasuk kebutuhan anak dari A-Z, ayah justru lebih memerhatikan hal-hal kecil karena semua hal besar sudah diatasi oleh sang ibu. Karena itu, ayah biasa memerhatikan aspek lebih kecil seperti warna kesukaan ataupun camilan kesukaan anak perempuan.

Tak jarang ayah pulang kerja membawakan camilan kesukaan anak perempuan sehingga ia merasa menjadi orang paling spesial di mata ayahnya sendiri. Perhatian-perhatian kecil seperti ini yang membuat anak perempuan merasa lebih dekat dengan ayahnya.

Pelindung

Kepada siapa lagi anak perempuan akan mengadu ketika sedang patah hati atau sekadar lari dari omelan ibu? Sudah pasti kepada ayahnya sendiri. Sikap seorang ayah terhadap anak perempuan umumnya jauh lebih lembut dibandingkan terhadap anak laki-laki.

Ayah dinilai lebih keras terhadap anak laki-laki karena mau mendidik mereka untuk menjadi sosok yang kuat dan kelak bisa menjadi pelindung bagi keluarganya. Khusus untuk anak perempuan, ayah akan bersikap lebih lembut dan manis semata-mata memberikan contoh bagaimana laki-laki harus bersikap terhadap perempuan.

Ketika anak laki-laki tersandung masalah, ayah akan membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. Berbeda dengan anak perempuan yang akan dilindungi habis-habisan oleh ayahnya. Maka tak heran jika anak perempuannya tersandung masalah, ayah akan menjadi benteng pelindung bagi anak gadisnya. (mar)

Baca Juga:

Peran Ayah Penting Tapi Sering Dilupakan

#Parenting #Jadi Ayah #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Bagikan