Alat Masak Ternyata Berisiko Tingkatkan Kolesterol, Ini Penjelasannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 17 Juli 2018
Alat Masak Ternyata Berisiko Tingkatkan Kolesterol, Ini Penjelasannya

Ilustrasi (Foto: pixabay/stux)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERLATAN masak tentu sangat dibutuhkan untuk mengolah makanan menjadi sebuah masakan yang lezat. Namun tak banyak yang tahu jika selain makanan, alat masak juga dapat menyebabkan masakan mengandung kolestrol tinggi.

Seperti dilansir WebMD, sebuah penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 12 ribu anak di West Virginia dan juga Ohio menemukan bahwa kadar asam serta baha kimia perfluorooctanoic (PFOA) dan Perfluoroctanesulfonate (PFOS) di alat masak dapat mempengaruhi makanan.

(Foto: pixabay/palmeida)

Seperti halnya percobaan yang dilakukan terhadap hewan yang menunjukan paparan PFOA dapat meningkatkan risiko tumor hati, testis, pankreas serta kelenjar payudara. Sedangkan pada tubuh manusia, PFOA juga dapat berisiko terkena kanker ginjal, testis, serta kandung kemih.

Kedua bahan kimia tersebut memang telah digunakan selama bertahun-tahun dalam proses produksi peralatan masak. Apalagi PFOA juga dikenal sebagai C8 yang kerap digunakan dalam pembuatan alak masak antilengket. Sementara itu, PFOS kerap digunakan untuk membuat pakaian, kemasan makanan, kain serta karpet tahan air.

Lalu bukan hanya PFOA dan PFOS saja, bahan pelapis teflon atau polytetrafluoroethlene atau PTFE pun menjadi bahan yang cukup berbahaya pada makanan. Pasalnya, bahan yang satu ini digunakan lantaran tak bereaksi denan bahan kimia yang lainnya dan memiliki permukaan antigesek serta antilengket.

(Foto: pixabay/taken)

Namun, menurut Wakil Presiden Eksekutif Cookware Manufacturing Assoiation Hugh J Rushing, PFOA pada Teflon memang digunakan pada pembuatan lapisan peralatan masak antilengket, tapi saat mengalami pembakaran, zat akan hilang. Dengan begitu, produk yang sudah sampai ke konsumen telah terbebas dari PFOA.

Kendati hal itu berlum terbukti, pihak produsen diminta untuk tak menggunakan bahan kimia tersebut pada 2015 sebagai cara mencegah risiko meningkatnya angka kolesterol tinggi. Mengenai hal tersebut, Koordinator penelitian wes Virginia University School of Medicine, Stephanie J Frisbee memaparkan jika sementara ini penelitian tak membuktikan jika paparan PFOA dan PFOS dapat meningkatkan kolestrol, karena masih diperlukan studi lanjutan.

Sebaiknya kamu teliti dalam memilih alat masak untuk keluarga ya, guna menjaga kesehatan keluargamu agar terbebas dari penyakit. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Cara Mudah untuk Mendeteksi Kebohongan Pacar, Dijamin Ampuh!

#Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Fun
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Sagitarius, Aquarius, dan Capricorn punya catan penting soal kesehatan saat memulai 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Januari 2025
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Fashion
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Sejumlah faktor bisa merusak skin barrier.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 November 2024
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Lifestyle
Mengapa IShowSpeed Selalu Energik saat Streaming? ini Jawabannya
Mengapa IShowSpeed selalu energik saat streaming? Mungkin beberapa tips ini bisa menjadi jawabannya.
Soffi Amira - Sabtu, 21 September 2024
Mengapa IShowSpeed Selalu Energik saat Streaming? ini Jawabannya
Lifestyle
Mencuci Buah tak Selalu Efektif Kurangi Pestisida
Pestisida bisa masuk jauh ke buah.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Agustus 2024
Mencuci Buah tak Selalu Efektif Kurangi Pestisida
Bagikan