Akhiri Kunjungan ke Asia, Menkeu AS Akan Temui Presiden Korsel

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 18 Juli 2022
Akhiri Kunjungan ke Asia, Menkeu AS Akan Temui Presiden Korsel

Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen berbicara saat sesi High Level Seminar on Strengthening Global Collaboration for Tackling Food Insecurity. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan pejabat senior lain di Seoul pada Selasa (19/7).

Kementerian Keuangan AS menyatakan, pertemuan keduanya sekaligus mengakhiri kunjungan pertama Yellen ke kawasan Indo-Pasifik sebagai menteri keuangan.

Selama pertemuannya dengan Yoon di Seoul, Yellen akan terus mendorong usulan pembatasan harga minyak Rusia dan mendiskusikan upaya untuk mengatasi kemacetan rantai pasok melalui friendshoring atau meningkatkan hubungan dagang dengan mitra ekonomi terpercaya seperti Korea Selatan. Demikian kata kementerian tersebut.

Baca Juga:

PM Italia Mundur Tapi Ditolak Presiden

Dikutip Antara, selain dengan Presiden Yoon, Yellen juga akan bertemu dengan Gubernur Bank Korea Rhee Chang-yong dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perekonomian dan Keuangan Choo Kyung-ho.

Dia akan menggelar diskusi terpisah dengan para ekonom dan pengusaha perempuan Korea Selatan untuk mendiskusikan bagaimana peningkatan partisipasi perempuan di angkatan kerja dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Dia juga akan mengunjungi fasilitas dari salah satu perusahaan terbesar Korea Selatan LG Corp, yang baru-baru ini mengumumkan investasi dalam pembuatan baterai untuk kendaraan listrik di AS.

Baca Juga:

Lewat Surat Elektronik, Presiden Sri Lanka Mengundurkan Diri

Dalam pidatonya setelah kunjungan nanti, Yellen akan memfokuskan pentingnya kemitraan dengan sekutu seperti Korea Selatan dalam membangun rantai pasok yang lebih tangguh, mengurangi tekanan inflasi dan menurunkan biaya bagi konsumen AS.

Yellen pekan lalu mengunjungi Jepang sebelum melakukan kunjungan ke Pulau Bali, Indonesia, untuk menghadiri pertemuan dengan sejumlah pejabat keuangan dari 20 negara anggota G20. (*)

Baca Juga:

Ivana Merupakan Sosok Berjasa di Balik Kesuksesan Donald Trump

#Amerika Serikat #Korea Selatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia berada pada posisi non-align dan tidak berpihak dalam isu AS yang dikabarkan akan mengakuisisi Greenland.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Dunia
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Amerika Serikat wajib membayar badan kesehatan PBB itu US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya terutang tahun 2024 dan 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Dunia
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Tak sembarang main drum, aksi tersebut menjadi bagian dari pendekatan diplomatik Jae-myung kepada kekuatan regional, termasuk Jepang.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Para jaksa khusus menggambarkan deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Para jaksa khusus menyebut deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Bagikan