Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit

Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit.(foto: X Lee Jae-myung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — DALAM balutan jaket biru nan serasi, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi duduk di belakang set drum. Tangan keduanya lincah menggebuk drum memainkan irama lagu-lagu hit K-pop seperti Dynamite dari BTS dan Golden dari film hit KPop Demon Hunters.

Penampilan Jae-myung dan Takaichi pada Selasa (13/1) itu merupakan penghormatan terhadap masa lalu sang Perdana Menteri yang pernah jadi drummer di sebuah band heavy metal. Permainan duo drum nan apik ini sekaligus menutup kunjungan resmi Jae-myung ke Jepang pekan ini.

Tak sembarang main drum, aksi tersebut menjadi bagian dari pendekatan diplomatik Jae-myung kepada kekuatan regional, termasuk Jepang, sebuah negara yang memiliki sejarah hubungan yang rumit dengan Korea Selatan, tapi berbagi aliansi keamanan.

Sesi drum pada Selasa itu, yang oleh Jae-myung disebut sedikit kikuk, kini menjadi momen viral. Dalam kunjungannya ke Nara, kota asal Takaichi, Jae-myung menghadiahkan satu set drum kepada perdana menteri Jepang tersebut. Keduanya juga bertukar stik drum bertanda tangan setelah penampilan mereka.

“Ketika kami bertemu di APEC tahun lalu, Presiden Jae-myung mengatakan mimpinya ialah bermain drum, jadi kami menyiapkan kejutan,” ujar Takaichi kemudian di X.

Rekaman sesi jamming itu menuai pujian di media sosial. “Musik tampaknya memiliki kekuatan untuk menghubungkan hati pada tingkat yang lebih dalam daripada kata-kata,” ujar seorang pengguna X dalam bahasa Korea.

“Pertukaran seperti ini mungkin terasa sunyi, tetapi pasti akan membantu memajukan hubungan Korea–Jepang,” komentar lainnya di dunia maya.

Baca juga:

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung Juga Kena Demam ‘KPop Demon Hunters’, Gemas dengan Karakter Harimau Biru Derpy



Hubungan antara kedua negara tetangga tersebut tak bisa dibilang mulus. Banyak ganjalan, termasuk luka sejarah akibat penjajahan Jepang dan sengketa wilayah. Namun, keduanya merupakan sekutu Amerika Serikat dan telah bekerja sama untuk menghadapi peningkatan sikap asertif China di kawasan.

Pada Selasa itu, Takaichi menyatakan kerja sama antara Jepang, Korea Selatan, dan AS semakin penting di tengah peningkatan ketegangan dalam lingkungan strategis kawasan. Jae-myung dan Takaichi juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi. Itu menjadi komitmen yang muncul di saat China memperketat ekspor mineral tanah jarang dan barang-barang guna ganda ke Jepang.

Keluwesan Jae-myung sebagai diplomat turut mendongkrak tingkat persetujuannya di dalam negeri. Beberapa hari sebelum sesi jam viral dengan Takaichi, ia bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing, dan berfoto selfie menggunakan ponsel pintar buatan China. Pada Oktober 2025, ia juga memuji Presiden AS Donald Trump dengan menghadiahinya mahkota emas besar.

Kenaikan Jae-myung menjadi presiden Korea Selatan sebelumnya sempat membunyikan alarm di Tokyo dan Washington. Jae-myung relatif kurang dikenal di luar negerinya saat itu. Ia memiliki reputasi sebagai tokoh berapi-api yang bersimpati pada gagasan ekonomi sosialis. Amerika Serikat khawatir Korea Selatan akan condong ke China, mitra dagang terbesar negara tersebut.

Sementara itu, Jepang mengkhawatirkan terulangnya perselisihan pada 2019, ketika Korea Selatan mengancam keluar dari perjanjian berbagi intelijen setelah Jepang memperketat ekspor ke negara itu. Perseteruan tersebut dipicu putusan pengadilan Korea Selatan yang memerintahkan perusahaan-perusahaan Jepang memberi kompensasi kepada para penyintas kerja paksa pada masa perang, isu yang oleh Jepang kini dianggap telah diselesaikan.

Namun, sejak menjabat, Jae-myung berjalan di atas tali diplomasi di antara kekuatan besar kawasan, dari AS hingga China dan kini Jepang.

Setelah bermain drum bersama, Jae-myung memuji kemampuan bermain Takaichi dalam unggahan di X dan menyamakan upaya diplomatik mereka dengan duet musik tersebut.

“Meski tempo kami sedikit berbeda, niat kami untuk menemukan ritme yang sama. Dengan semangat yang sama, kami akan terus membangun hubungan Korea–Jepang yang berorientasi ke masa depan bersama, dengan satu hati,” ujarnya di unggahan X.(dwi)

Baca juga:

Profil Sanae Takaichi, dari Drummer Band Metal hingga Jadi Perempuan Pertama Jabat Perdana Menteri Jepang

#Korea Selatan #Lee Jae Myung #Sanae Takaichi #PM Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kereta Cepat Kyushu Shinkansen Masih Lumpuh Total Sehari Pasca-Gempa M 7,1, Trem Sudah Jalan
Layanan Kyushu Shinkansen masih terhenti sehari pasca gempa M 7,1 di Kumamoto. Trem Kumamoto kembali beroperasi terbatas. Korban tewas bertambah jadi 13 orang, Mall Aeon runtuh.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Kereta Cepat Kyushu Shinkansen Masih Lumpuh Total Sehari Pasca-Gempa M 7,1, Trem Sudah Jalan
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Fun
Korea Selatan Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Presiden Lee Jae Myung Minta Investigasi
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, kecewa berat usai timnasnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia pun meminta adanya investigasi.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Korea Selatan Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Presiden Lee Jae Myung Minta Investigasi
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Bagikan