Airlangga: Minimal Capres Kita Harus Menang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 21 Oktober 2021
Airlangga: Minimal Capres Kita Harus Menang

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat melantik resmi pengurus DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat periode 2021-2025. (ANTARA/Nur Imansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilu 2024 masih tiga tahun lagi. Namun, sejumlah parpol sudah memanaskam mesin untuk mencapai target memenangkan pemilihan presiden hingga leglistatif.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan, calon yang diusung partainya menang pada Pemilihan Presiden 2024.

Airlangga bakal dicalonkan menjadi capres di partai yang berkuasa saat orde baru itu.

Baca Juga:

Golkar Putuskan Usung Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024

"Untuk pemilihan presiden, minimal harus menang. Jadi maksimalnya silakan dicari, tapi minimal capres kita harus menang," kata Airlangga dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-57 Partai Golkar, di kantor DPP, Jakarta Barat, Rabu (20/10).

Airlangga juga menargetkan partainya memperoleh 20 persen suara pada pemilu legislatif (pileg) dan lebih dari 60 persen pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Jadi menang 60 persen adalah angka yang terukur," kata dia.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bogor Wawan Hikal saat perayaan HUT Ke-57 Partai Golkar, di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021). ANTARA/M Fikri Setiawan
Ilustrasi - Perayaan HUT Ke-57 Partai Golkar, di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021). ANTARA/M Fikri Setiawan

Menko Perekonomian tersebut mengajak para kader dan seluruh stakeholder untuk menyatukan tekad serta merapatkan barisan.

"Saya mengajak semua untuk menyatukan tekad dan kita merapatkan barisan. Kita mempunyai narasi satu, kita juga mempunyai usaha bersama untuk kemenangan Partai Golkar," ujarnya.

Baca Juga:

PKS Nilai Usul Golkar soal Pembubaran Kementerian BUMN Mengada-ada

Ia menuturkan, masih ada waktu tiga tahun ke depan untuk berkonsolidasi kekuatan serta meraih simpati masyarakat.

"Masih ada waktu tiga tahun ke depan, kita konsolidasikan kekuatan, satukan langkah, raihlah simpati masyarakat, rebut hati rakyat agar rakyat memberikan kepercayaan kepada Partai Golkar," tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Bangun Konsolidasi, Golkar Gaet Lagi Para Mantan Kader

#Airlangga Hartarto #Partai Golkar #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Bagikan